Menu

Mode Gelap
Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

Headline

Soroti Kebijakan Salah Aturan, Bupati Lebak di Demo Aktivis, DPRD Lebak Didesak Bentuk Pansus

badge-check


					Korlap Baralak Nusantara, Nofi Agustina, saat menyampaikan orasi di depan Kantor Bupati Lebak. Aksi ini menuntut akuntabilitas dan transparansi kebijakan Bupati yang dinilai bertentangan dengan ketentuan hukum. Perbesar

Korlap Baralak Nusantara, Nofi Agustina, saat menyampaikan orasi di depan Kantor Bupati Lebak. Aksi ini menuntut akuntabilitas dan transparansi kebijakan Bupati yang dinilai bertentangan dengan ketentuan hukum.

LEBAK | BantenPopuler.com —Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Barisan Rakyat Lawan Korupsi Nusantara (Baralak) di Kabupaten Lebak berlangsung tegang. Massa aksi menyoal kebijakan Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, yang dinilai telah melenceng dari ketentuan hukum dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Aksi yang berlangsung di depan Kantor Bupati Lebak dan berlanjut ke Gedung DPRD Kabupaten Lebak itu sempat diwarnai ketegangan ketika massa berusaha merangsek ke halaman gedung dewan. Namun, situasi berhasil dikendalikan oleh aparat keamanan yang berjaga di lokasi.

design4223

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Baralak Nusantara, Nofi Agustina, menegaskan bahwa kepemimpinan Bupati Lebak saat ini telah menunjukkan gejala penyimpangan dari aturan. Salah satu persoalan yang disoroti adalah pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pengawas PDAM Tirta Multatuli, yang dianggap cacat secara administratif dan melanggar mekanisme yang diatur dalam regulasi.

“Dalam mengangkat Plt Dewas PDAM, Bupati jelas tidak memahami aturan. Jika kebijakan dijalankan tanpa dasar hukum yang kuat, maka rakyatlah yang akan menjadi korban,” ujar Nofi di tengah orasi.

Menurut Nofi, kondisi ini menunjukkan adanya anomali kepemimpinan di Kabupaten Lebak, di mana keputusan strategis diambil tanpa memperhatikan aspek normatif dan hukum yang berlaku.

“Kabupaten Lebak sedang mengalami krisis kepemimpinan. Kebijakan yang tidak berlandaskan aturan hanya akan melahirkan ketidakadilan bagi masyarakat,” lanjutnya.

Massa aksi kemudian mendesak DPRD Lebak untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna menyelidiki berbagai kebijakan kepala daerah yang diduga berpotensi melanggar peraturan perundang-undangan.

Usai berorasi, perwakilan Baralak Nusantara diterima oleh Komisi III DPRD Kabupaten Lebak untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Dalam forum tersebut, Baralak menyampaikan sejumlah poin dugaan pelanggaran kebijakan dan meminta agar DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara lebih tegas.

“Kami berharap DPRD tidak diam. Lembaga legislatif harus berdiri di sisi rakyat dan memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah berjalan sesuai dengan aturan,” tegas Nofi.

Aksi Baralak Nusantara tersebut menjadi bentuk kritik publik terhadap arah kepemimpinan daerah. Baralak menegaskan akan terus mengawal jalannya pemerintahan di Kabupaten Lebak agar tetap berpihak kepada rakyat dan tidak keluar dari koridor hukum.

editor: Yusiatira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1

Potensi Pemborosan Program Makan Bergizi Gratis Capai Rp1,75 Triliun per Pekan, Celios Desak Evaluasi Total

8 Maret 2026 - 06:58 WIB

Ilustrasi makanan program Makan Bergizi Gratis yang tidak dikonsumsi siswa, terkait temuan Celios tentang potensi pemborosan anggaran hingga Rp1,75 triliun per minggu.

IMALA Demo Kenaikan Dana Reses 22,8 Persen di DPRD Lebak, Soroti Krisis Empati Wakil Rakyat

4 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mahasiswa IMALA berorasi di depan gerbang DPRD Lebak saat aksi penolakan kenaikan dana reses, dengan latar spanduk kritik dan aksi pembakaran bebegig

BARALAK Siap Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pungutan Rp10–15 Juta per Dokumen di Dinas LHK Banten Disorot Tajam

27 Februari 2026 - 11:42 WIB

Tampak depan Kantor DLHK Provinsi Banten dengan latar pepohonan hijau, dilengkapi headline “Somasi tidak digubris, Baralak siapkan langkah hukum” serta subjudul dugaan pungutan Rp10–15 juta per dokumen.

Dua Proyek APBD Banten Akan di Laporkan Aktivis ke APH, Baralak: Infrastruktur Bermasalah Ancam Keselamatan Publik

26 Februari 2026 - 07:33 WIB

Dua Proyek APBD Banten Disorot Aktivis Antikorupsi
Trending Banten