Menu

Mode Gelap
Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312 Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”? AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

Banten

600 Pelajar dan Guru di Pandeglang Dapat Pendidikan Antikorupsi dari Forpak Banten

badge-check


					Ratusan pelajar SMP, SMA, dan guru di Pandeglang antusias mengikuti pendidikan antikorupsi yang digelar Forpak Banten bersama Inspektorat Provinsi Banten di Ponpes Model Noor El-Madaenah, Kecamatan Bojong, Pandeglang, Kamis (24/9/2025). (Foto: BantenPopuler.com) Perbesar

Ratusan pelajar SMP, SMA, dan guru di Pandeglang antusias mengikuti pendidikan antikorupsi yang digelar Forpak Banten bersama Inspektorat Provinsi Banten di Ponpes Model Noor El-Madaenah, Kecamatan Bojong, Pandeglang, Kamis (24/9/2025). (Foto: BantenPopuler.com)

Pandeglang, BantenPopuler.com – Sebanyak 600 pelajar SMP, SMA, dan para guru di Kabupaten Pandeglang mendapat pendidikan antikorupsi dari Forum Penyuluh Antikorupsi (Forpak) Banten bersama Inspektorat Provinsi Banten.

Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Model Noor El-Madaenah, Kampung Santri, Blok Cijantung-Dusun 3, Kecamatan Bojong, Pandeglang, pada Kamis (24/9/2025).

design4223

Atika, siswi SMPN 1 Bojong, mengaku antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Menurutnya, sikap jujur dan disiplin, termasuk tidak bolos sekolah, merupakan bagian dari budaya antikorupsi yang bisa diterapkan dalam keseharian.

“Tadi dapet ilmu tentang bersikap jujur, gaboleh bolos itu bagian dari antikorupsi,” ungkapnya.

Ia juga berharap ke depan Indonesia bisa terbebas dari praktik korupsi.

“Harapan kedepannya lebih baik lagi, pengen korupsi engga ada di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, rekannya Asti menyampaikan doa dan harapan agar para pemimpin bangsa lebih amanah.

“Semoga para pemimpin amanah dan semakin berkurang pemimpin yang banyak korupsi,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ilham Zahid, siswa SMPN 1 Bojong Pandeglang. Ia mengapresiasi langkah Pemprov Banten yang menghadirkan edukasi antikorupsi bagi generasi muda.

“Semoga kegiatan ini lebih berkembang dan berkontribusi lebih besar untuk masyarakat Pandeglang. Terimakasih sudah membuat acara semeriah ini, karena kami sadar korupsi bisa dicegah sejak sekarang untuk menyambut masa depan,” katanya.

Pimpinan Ponpes Model Noor El-Madaenah Pandeglang, KH. Uum Abu Al-Muhibi, menilai agenda ini penting untuk menumbuhkan cita-cita besar sejak dini.

“Ini jadi harapan baru bahwa mereka memiliki asa, cita-cita, harapan bahwa ada generasi emas yang disiapkan sejak dini,” ujarnya.

Senada dengan itu, Inspektur Inspektorat Kabupaten Pandeglang, Hasan Basri, menekankan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai sejak dini melalui edukasi.

“Pencegahan sejak dini lewat edukasi pendampingan antikorupsi membentuk psikologi pelajar agar terhindar dari korupsi. Ini penting dilakukan sejak dini,” jelasnya.

Sebagai informasi, program ini merupakan bagian dari implementasi penguatan Budaya Antikorupsi dalam rangka Road to HUT Banten sekaligus menyambut Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 dengan tema:
“Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi Menuju Indonesia Emas 2045 Maju Berintegritas Bermartabat.”

Kegiatan edukasi serupa akan digelar di delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Ayo warga Banten, tanamkan nilai-nilai integritas sejak dini untuk mencegah tindakan korupsi dan sambut Indonesia Emas 2045 tanpa korupsi!

Editor : Sapnudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312

9 Mei 2026 - 10:57 WIB

IMG 20260509 WA0064

Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har

9 Mei 2026 - 02:22 WIB

Barang bukti ratusan butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer hasil pengungkapan Sat Resnarkoba Polres Lebak di Kecamatan Banjarsari

AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten

5 Mei 2026 - 12:20 WIB

Screenshot 20260505 191902 ChatGPT

Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”?

5 Mei 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260501 WA0011

AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum

4 Mei 2026 - 07:42 WIB

Ilustrasi aktivitas tambang batu dengan alat berat dan truk di jalan rusak berlumpur, disertai visual protes masyarakat terhadap kerusakan lingkungan dan dugaan pembiaran hukum

Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

4 Mei 2026 - 06:53 WIB

Seorang pria mendorong sepeda motor di jalan desa yang rusak dan berlumpur di Guradog, sementara sejumlah siswa sekolah dasar berdiri di pinggir jalan menyaksikan kondisi berbahaya

Ahmad Ludin Resmi Daftarkan Diri Bakal Calon Kades PAW Pamubulan

3 Mei 2026 - 04:00 WIB

IMG 20260503 WA0007

Bahagia Belum Sampai ke Dapur Rakyat: Satu Tahun Menunggu Janji Kampanye Ratu Zakiyah

1 Mei 2026 - 08:36 WIB

IMG 20260501 WA0011
Trending Banten