Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

berita

Presiden Prabowo Tegaskan Tanggung Jawab Penuh atas Proyek Kereta Cepat Whoosh

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto terlihat berada di dalam kabin Kereta Cepat Whoosh saat melakukan kunjungan kerja di lintasan Jakarta–Bandung, Selasa (4/11/2025). (Sumber: Dok. Kompas.com/Bantenpopuler.com) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto terlihat berada di dalam kabin Kereta Cepat Whoosh saat melakukan kunjungan kerja di lintasan Jakarta–Bandung, Selasa (4/11/2025). (Sumber: Dok. Kompas.com/Bantenpopuler.com)

JAKARTA | Bantenpopuler.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memikul penuh tanggung jawab atas keberlanjutan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh, di tengah sorotan publik mengenai besarnya beban utang yang ditanggung proyek transportasi nasional tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, di Jakarta, Selasa (4/11/2025). Di hadapan tamu undangan dan pejabat pemerintah, Prabowo menekankan bahwa polemik terkait kondisi finansial proyek Jakarta–Bandung PP tersebut tidak perlu dibesar-besarkan.

“Ramai-ramai soal Kereta Cepat Whoosh, saya tegaskan itu tidak masalah. Saya tanggung jawab Whoosh itu semuanya. Indonesia negara hebat, sudah saya hitung-hitung, tidak ada masalah. PT KAI tidak usah khawatir,” ujar Prabowo dalam sambutannya, dikutip dari tayangan Breaking News KompasTV.

Menurut Kepala Negara, pembangunan Kereta Cepat Whoosh tidak bisa semata-mata diukur dari sisi untung-rugi finansial. Infrastruktur publik, kata Prabowo, merupakan bagian dari Public Service Obligation (PSO) — tanggung jawab negara dalam menyediakan layanan publik yang modern, efisien, dan layak bagi rakyat.

“Semua transportasi publik di dunia tidak dihitung dari untung-ruginya, tapi dari manfaatnya untuk rakyat,” tegasnya.

Mantan Menteri Pertahanan itu juga menjelaskan bahwa proyek strategis seperti KCIC didanai dari sumber publik, termasuk pajak. Karena itu, pemerintah berkewajiban memastikan tidak ada kebocoran dan praktik korupsi dalam pengelolaannya.

“Uang itu dari pajak. Maka kita harus cegah kebocoran, cegah korupsi. Uang rakyat tidak boleh dicuri. Kita kembalikan untuk pelayanan rakyat,” ujar Prabowo dengan nada tegas.

Prabowo pun meminta semua pihak agar tidak menjadikan isu Kereta Cepat Whoosh sebagai alat politik. Ia menegaskan telah mempelajari secara rinci seluruh aspek proyek tersebut dan memastikan kondisinya masih berada dalam koridor aman.

“Jangan dipolitisasi, jangan menari di gendang telinganya orang. Bangsa kita kuat, bangsa kita kaya,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintahan bekerja dengan jujur, efisien, dan berorientasi pada kepentingan nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh lengah dalam mengelola kekayaan negara, serta harus mampu mencari sumber-sumber pendapatan baru untuk kemakmuran rakyat.

“Yang penting pemerintah sekarang tidak boleh lengah, tidak boleh dibohongi. Jangan biarkan ada yang mencuri kekayaan negara. Kita harus buktikan bahwa kita bisa menghemat dan mencari sumber-sumber baru untuk kemakmuran rakyat,” tutur Prabowo.

Dengan pernyataan tegas ini, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kereta Cepat Whoosh bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol tanggung jawab negara terhadap pelayanan publik dan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan bangsa.

Editor | Tim Redaksi Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten

11 Februari 2026 - 06:08 WIB

Ilustrasi somasi BARALAK kepada Kepala Dinas LHK Provinsi Banten terkait dugaan pungutan ilegal pengurusan dokumen lingkungan.

Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data

10 Februari 2026 - 08:19 WIB

Investigasi Dana BOS SMK Swasta di Tangerang Raya oleh BARALAK Nusantara

BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks

8 Februari 2026 - 09:16 WIB

Ilustrasi surat mutasi ASN palsu berstempel hoaks di Kabupaten Lebak

Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara

7 Februari 2026 - 19:11 WIB

Kegiatan bakti sosial dan edukasi sejarah DPW MOI Banten dalam rangka HPN 2026 di Situs Salakanagara, Pandeglang

BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS

6 Februari 2026 - 06:26 WIB

Ilustrasi pengawasan BPI KPNPA RI terhadap sekolah SMK berizin kedaluwarsa yang diduga tetap menerima Dana BOS di Provinsi Banten

Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

4 Februari 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi surat resmi Dindikbud Banten dengan kesalahan penulisan jabatan Sekertaris yang menuai kritik aktivis.
Populer Banten
Verified by MonsterInsights