Menu

Mode Gelap
Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

berita

Prabowo: Jangan Khawatir, Indonesia Mampu Penuhi Komitmen Proyek Kereta Cepat

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam forum puncak KTT APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025). (Sumber: Tim Media Presiden Prabowo Subianto via Antara/Bantenpopuler.com) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto berbicara dalam forum puncak KTT APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025). (Sumber: Tim Media Presiden Prabowo Subianto via Antara/Bantenpopuler.com)

JAKARTA | Bantenpopuler.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan bertanggung jawab penuh terhadap pembayaran utang proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) yang mencapai sekitar Rp 1,2 triliun setiap tahun.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Stasiun Tanah Abang, Jakarta, pada Selasa (4/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara memastikan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) tidak perlu merasa terbebani dengan tanggungan utang tersebut.

design4223

“Saya tanggung jawab nanti utang Whoosh semuanya. Indonesia bukan negara sembarangan. Kita sudah hitung, tidak ada masalah. Jadi PT KAI tidak usah khawatir, semuanya aman,” tegas Prabowo.

Presiden menekankan bahwa kereta cepat Whoosh merupakan sarana transportasi publik yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, bukan semata-mata proyek komersial yang diukur dengan logika untung dan rugi.

KRETA CEPAT 1

“Transportasi publik itu pelayanan masyarakat. Jangan dihitung untung-rugi, tapi dilihat manfaatnya bagi rakyat. Itu yang utama,” ujar Prabowo dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa pembiayaan proyek strategis nasional seperti kereta cepat Whoosh berasal dari dana publik, termasuk pajak rakyat. Karena itu, pemerintah memiliki kewajiban moral dan hukum untuk memastikan pengelolaan dana tersebut bebas dari kebocoran dan praktik korupsi.

“Uang itu dari pajak rakyat. Maka kita harus menjaga agar tidak ada kebocoran, tidak ada korupsi. Uang rakyat tidak boleh dicuri. Semua harus dikembalikan untuk pelayanan rakyat,” tandasnya.

Prabowo juga meminta agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu atau polemik politik yang menyesatkan terkait utang proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki kemampuan finansial yang kuat dan sanggup menunaikan seluruh kewajiban pembiayaannya.

“Jangan khawatir. Saya sudah pelajari masalah ini. Indonesia sanggup membayar, dan semuanya wajar. Tidak ada yang perlu diragukan,” ucapnya menutup pernyataan.

Dengan sikap tegas tersebut, Presiden Prabowo menegaskan arah baru kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kepastian fiskal, integritas pengelolaan dana publik, dan keberlanjutan proyek strategis nasional.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah di bawah kepemimpinannya akan memastikan pembangunan infrastruktur nasional berjalan berkeadilan, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Editor | Tim Redaksi Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia

24 Maret 2026 - 16:42 WIB

Pengusaha asal Malaysia melihat dan memeriksa kain batik bersama pengelola di galeri Batik Chanting Lebak dengan motif berwarna cerah

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913
Trending berita