LEBAK, BANTENPOPULER.COM – Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Medi Juanda, S.H., menyampaikan harapan dan doa bagi lima jurnalis serta tiga kru kapal yang hingga kini masih hilang kontak saat melakukan perjalanan untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Medi berharap seluruh awak kapal yang berjumlah delapan orang tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Ia juga meminta seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian untuk terus mengoptimalkan upaya dengan tetap mengedepankan keselamatan tim SAR di tengah kondisi perairan dan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Kita semua tentu berharap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak ini segera ditemukan dalam keadaan selamat. Saya secara pribadi dan atas nama masyarakat Lebak turut mendoakan agar mereka diberikan keselamatan dan segera dipertemukan kembali dengan keluarga,” ujar Medi Juanda, Jumat (11/9/2026).
Menurutnya, peristiwa tersebut bukan hanya menjadi perhatian kalangan pers, tetapi juga menjadi keprihatinan masyarakat luas. Para jurnalis tersebut berada di lapangan dalam menjalankan tugas jurnalistik untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Medi menilai kerja jurnalistik memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi terkini, khususnya ketika terjadi aktivitas kebencanaan.
“Mereka berada di lapangan menjalankan tugas untuk kepentingan informasi publik. Karena itu, keselamatan mereka tentu menjadi perhatian kita bersama. Semoga ikhtiar tim SAR, TNI, Polri, Basarnas, dan seluruh unsur yang terlibat diberikan kelancaran,” katanya.
Minta Pencarian Terus Dioptimalkan
Medi juga mengapresiasi langkah berbagai unsur yang terus melakukan pencarian di perairan Selat Sunda. Menurutnya, pencarian harus dilakukan secara maksimal dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut, gelombang, serta aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ia berharap koordinasi antara Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, nelayan, relawan, dan unsur lainnya dapat terus diperkuat sehingga wilayah pencarian dapat dijangkau secara optimal.
“Kita berharap pencarian tidak berhenti dan terus diperluas berdasarkan perhitungan arus, angin, dan kondisi perairan. Yang paling penting, seluruh proses dilakukan secara terukur dan aman agar peluang menemukan mereka semakin besar,” tutur Medi.
Ia juga meminta masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi delapan orang yang masih dalam pencarian tersebut.
Menurutnya, keluarga para korban membutuhkan informasi yang akurat dan perkembangan resmi dari pihak berwenang.
Doa untuk Keluarga
Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, Medi turut menyampaikan dukungan moral kepada keluarga lima jurnalis dan tiga kru kapal.“Untuk keluarga yang saat ini tentu sedang menunggu dengan penuh kecemasan, tetap kuat dan jangan kehilangan harapan. Kita sama-sama berdoa semoga ada kabar baik dan seluruh saudara kita yang hilang kontak segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Medi menegaskan bahwa hingga adanya keterangan resmi dari pihak berwenang, status delapan orang tersebut tetap hilang kontak dan masih dalam pencarian.
Ia mengajak seluruh masyarakat Banten untuk bersama-sama memanjatkan doa agar operasi pencarian diberikan kemudahan dan seluruh pihak yang terlibat senantiasa diberikan keselamatan.“Semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada lima jurnalis dan tiga kru kapal tersebut, memberikan kekuatan kepada keluarga, serta memberikan keselamatan dan kelancaran kepada seluruh tim yang sedang melakukan pencarian. Kita berharap akhir dari pencarian ini adalah kabar keselamatan,” pungkas Medi Juanda.









































