Menu

Mode Gelap
Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

berita

Bupati Serang Bungkam, Aspirasi Warga Soal RS Hermina Tak Tersalurkan

badge-check


					Bupati Serang Bungkam, Aspirasi Warga Soal RS Hermina Tak Tersalurkan Perbesar

Serang, bantenpopuler.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pamungkas Banten kembali menggelar aksi di depan Kantor Bupati Serang, Rabu (1/10/2025). Mereka menyoroti dugaan buruknya pelayanan di RS Hermina Ciruas, yang belakangan menuai protes setelah meninggalnya balita berusia tiga tahun, Umar Ayasy.

Dalam orasinya, Babay Muhedi, koordinator aksi, menegaskan banyak peserta BPJS Kesehatan mengeluhkan pelayanan RS Hermina. Ia menilai pihak rumah sakit lalai dan tidak menjalankan kode etik pelayanan sebagaimana mestinya.

design4223

“Petugas RS Hermina seharusnya menjunjung tinggi kode etik, memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, serta mengedepankan komunikasi yang sopan. Prinsipnya jelas: semua peserta JKN berhak mendapat layanan yang adil dan berkualitas,” tegas Babay di tengah orasi.

Ia menambahkan, tenaga medis wajib mengutamakan keselamatan pasien dengan mematuhi standar operasional (SOP) dan bekerja secara profesional, bukan sebaliknya.

Dalam aksi tersebut, massa membawa tiga tuntutan keras:

1. Mendesak Bupati Serang dan BPJS Kesehatan segera memutus kerja sama (MoU) dengan RS Hermina Ciruas.

2. Meminta Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut dugaan malpraktik yang menyebabkan meninggalnya balita Umar Ayasy.

3. Menuntut Pemkab Serang mencabut izin operasional RS Hermina bila terbukti melanggar aturan pelayanan kesehatan.

Namun, massa aksi pulang dengan rasa kecewa. Hingga aksi bubar, tak satu pun pejabat Pemkab maupun Bupati Serang turun menemui warga.

“Kami pastikan akan turun lagi dengan massa lebih besar. Aksi jilid III akan kami gelar bersama koalisi organisasi di Banten bila aspirasi ini tetap diabaikan,” tutup Babay.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1
Trending berita