Menu

Mode Gelap
Pemantauan Alih Fungsi Lahan Sawah, Kantah Cilegon Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan Umsaroh, S.Pd Siap Pimpin PGRI Cibadak, Usung Profesionalisme dan Kesejahteraan Guru IMALA Desak Transparansi Kasus Kematian Pekerja PT. Cemindo, Minta Diusut Tuntas Polda Banten Bongkar 7 Kasus Tambang Ilegal di Lebak, Aktivitas di TNGHS Disorot Pekerja Tewas Terjepit Pulley Belt di PT Cemindo, IMALA Soroti Lemahnya K3 Kekerasan terhadap Aktivis Bukan Kebetulan, Ini Cara Pembungkaman

Banten

Disnaker Lebak Respons Desakan Aktivis Soal K3 di Port Cemindo

badge-check


					Disnaker Lebak Respons Desakan Aktivis Soal K3 di Port Cemindo Perbesar

Lebak, Bantenpopuler.com  – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak akhirnya angkat bicara terkait desakan aktivis Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA), Sapnudi, yang meminta investigasi atas dugaan lemahnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Port Cemindo.

Perwakilan Disnaker Lebak menyampaikan bahwa kewenangan pengawasan K3 bukan berada di tingkat kabupaten, melainkan menjadi tanggung jawab Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi.

design4223

 

“Waalaikumsalam. Terkait K3, kewenangannya ada di Disnakertrans Provinsi, bukan kewenangan Disnaker Kabupaten. Nanti kita akan coba koordinasi dengan Disnaker provinsi terkait pengawasan K3 di Cemindo,” ujar Rully Choeruliyanti SekDisnaker Lebak saat dikonfirmasi media, Rabu (28/2/2026).

 

Pernyataan tersebut menanggapi dorongan IMALA yang sebelumnya meminta Disnaker turun langsung melakukan investigasi lapangan menyusul sejumlah insiden kecelakaan kerja

 

yang disebut terjadi dari tahun ke tahun.
Disnaker Lebak menegaskan bahwa meski pengawasan K3 secara struktural berada di bawah kewenangan provinsi, pihaknya tetap memiliki kepedulian terhadap keselamatan tenaga kerja di wilayah Kabupaten Lebak dan siap melakukan koordinasi lintas instansi.

 

“Prinsipnya, keselamatan pekerja tetap menjadi perhatian bersama. Kami akan berkoordinasi dengan pihak provinsi agar pengawasan K3 dapat dilakukan sesuai ketentuan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Sapnudi menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada langkah konkret dari instansi berwenang. Ia berharap koordinasi antara Disnaker Lebak dan Disnakertrans Provinsi segera direalisasikan agar tidak ada lagi korban akibat dugaan lemahnya penerapan standar keselamatan kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemantauan Alih Fungsi Lahan Sawah, Kantah Cilegon Perkuat Kepastian Hukum Pertanahan

15 April 2026 - 15:44 WIB

Screenshot 20260415 224329 Gallery

Umsaroh, S.Pd Siap Pimpin PGRI Cibadak, Usung Profesionalisme dan Kesejahteraan Guru

15 April 2026 - 13:03 WIB

Screenshot 20260415 195948 Gallery

IMALA Desak Transparansi Kasus Kematian Pekerja PT. Cemindo, Minta Diusut Tuntas

12 April 2026 - 09:46 WIB

Sumber: UngkapPublik.com

Polda Banten Bongkar 7 Kasus Tambang Ilegal di Lebak, Aktivitas di TNGHS Disorot

9 April 2026 - 10:03 WIB

1775726891981973 0

Pekerja Tewas Terjepit Pulley Belt di PT Cemindo, IMALA Soroti Lemahnya K3

7 April 2026 - 09:19 WIB

Sumber: UngkapPublik.com

Bupati Lebak Disorot, Koalisi Aktivis Banten Maju Desak PDIP Bertindak Tegas

1 April 2026 - 08:28 WIB

IMG 20260401 WA0076
Trending Banten