Menu

Mode Gelap
Belanja Pegawai Dominasi RAPBD 2026, Kemiskinan di Kabupaten Serang Jadi Sorotan Adhyaksa FC Pilih Bertahan di Banten, Eko Setyawan: “Ini Klub Milik Wong Banten” Longsor di Jalur Cipanas–Ciparay Lebak Sempat Ganggu Lalu Lintas, Petugas Bergerak Cepat Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312 Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har

berita

Prabowo Minta TNI–Polri Tabah Hadapi Kritik: Risiko Pengabdian Adalah Dimaki dan Diuji Publik

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). (Foto: Dok.Bantenpopuler.com) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). (Foto: Dok.Bantenpopuler.com)

JAKARTA | Bantenpopuler.comPresiden Prabowo Subianto meminta prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dan tahan banting dalam menjalankan tugas negara, meskipun harus menghadapi kritik keras, tuduhan, hingga serangan di ruang publik.

Pernyataan itu disampaikan Presiden saat meresmikan SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

design4223

Risiko Pengabdian: Dimaki dan Disorot

Presiden menegaskan bahwa profesi TNI dan Polri memiliki risiko besar, termasuk menjadi sasaran kritik bahkan cacian. Ia mengingatkan bahwa kondisi serupa pernah dialami institusi TNI pada masa lalu.

“TNI juga dulu jadi sasaran. Jenderal-jenderal kita yang paling hebat dimaki-maki, dituduh penjahat perang, dituduh melanggar HAM,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Menurut Kepala Negara, situasi yang kini dihadapi Polri bukanlah hal baru dalam dinamika kehidupan berbangsa. Ia meminta anggota Polri untuk tidak mudah goyah ketika menjadi sasaran kritik dan tuduhan.

“Polisi juga harus tabah jika jadi sasaran bulan-bulanan. Itu risiko. Yang penting niat baik,” tegasnya.

Kritik Muncul karena Pelanggaran Oknum

Presiden mengakui bahwa kritik dan serangan terhadap institusi negara sering kali lahir akibat pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota. Namun, ia menekankan bahwa kesalahan individu tidak boleh serta-merta menjadi dasar untuk menghukum keseluruhan institusi.

Sebagai analogi, Prabowo menggambarkan situasi tersebut seperti sebuah sekolah yang memiliki murid nakal.

“Kalau ada yang tidak benar, ya tindak muridnya, bukan kepala sekolahnya yang dicopot. Bukan sekolahnya yang ditutup. Keliru kalau terbalik,” ujarnya.

Dengan pernyataan itu, Presiden menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap pelanggaran individu, tanpa menggeneralisasi institusi secara keseluruhan.

Tahan Banting di Era Media Sosial

Presiden juga menyoroti derasnya kritik di media sosial yang kerap menjadi ruang serangan terhadap aparat negara. Ia meminta anggota Polri tetap tegar menghadapi tekanan tersebut.

“Tahan banting, tahan maki-maki, tahan serangan. Apalagi serangannya di media sosial. Kita harus tegar dan buktikan kepada rakyat,” pesan Prabowo.

Ia menekankan bahwa pembuktian kinerja dan integritas di hadapan rakyat merupakan jawaban paling efektif terhadap berbagai tudingan.

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Adhyaksa FC Pilih Bertahan di Banten, Eko Setyawan: “Ini Klub Milik Wong Banten”

15 Mei 2026 - 02:40 WIB

IMG 20260515 WA0013

Tanah Bukan Barang Dagangan : Nobar Pesta Babi di Serang Jadi Forum Kritik Proyek Papua

13 Mei 2026 - 14:36 WIB

IMG 20260512 203216 201

Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312

9 Mei 2026 - 10:57 WIB

IMG 20260509 WA0064

Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”?

5 Mei 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260501 WA0011

Ahmad Ludin Resmi Daftarkan Diri Bakal Calon Kades PAW Pamubulan

3 Mei 2026 - 04:00 WIB

IMG 20260503 WA0007

Deki Setiawan Ditempatkan di Sel Maximum Security, AMMCB Soroti Dugaan Ketidakwajaran Sanksi

30 April 2026 - 05:46 WIB

IMG 20260430 WA0021

Cukup! PBNU Bukan Panggung Politik Siapa Pun

23 April 2026 - 12:06 WIB

IMG 20260423 WA0032

Sidang Praperadilan Temi J. Putra di PN Tangerang Ditunda, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kejanggalan Administratif

22 April 2026 - 10:58 WIB

Screenshot 20260422 175708 Gallery
Trending berita