Menu

Mode Gelap
RDP DPRD Lebak Bahas Pelaksanaan Pilkades PAW , 9 Desa Masih Dipimpin Pj “KETUA YAYASAN YASMITA JAYA” Disebut Aktivis Terlibat Pusaran Sengketa Lahan Tunjung Teja, Dinilai Cederai Nilai Pendidikan Sidang Isbat 2026 Digelar di Hotel Borobudur, Menag Ungkap Alasannya IMALA Kecam PT. Cemindo dan Vendor Atas Lambatnya Gaji Karyawan TKBM Sekda Banten Lantik 37 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Komitmen Wujudkan Visi Gubernur Aktivis IMALA Minta PT. Cemindo Gemilang Perketat Kecelakaan Kerja Akibat Lalai K3

Banten

“KETUA YAYASAN YASMITA JAYA” Disebut Aktivis Terlibat Pusaran Sengketa Lahan Tunjung Teja, Dinilai Cederai Nilai Pendidikan

badge-check

					Ilustrasi editorial menggambarkan ketegangan sengketa lahan di Tunjung Teja dan polemik pengelolaan Rawa Enang. Visual menampilkan simbol konflik agraria, penegakan hukum, serta sorotan aktivis terhadap aspek integritas dan tata kelola kewenangan. (Gambar: Ilustrasi Bantenpopuler.com) Perbesar

Ilustrasi editorial menggambarkan ketegangan sengketa lahan di Tunjung Teja dan polemik pengelolaan Rawa Enang. Visual menampilkan simbol konflik agraria, penegakan hukum, serta sorotan aktivis terhadap aspek integritas dan tata kelola kewenangan. (Gambar: Ilustrasi Bantenpopuler.com)

SERANG | Bantenpopuler.com — Sengketa lahan di wilayah Tunjung Teja kembali menjadi sorotan publik setelah seorang aktivis menilai polemik tersebut beririsan dengan tata kelola aset dan nilai-nilai integritas dunia pendidikan. Selain itu, kontroversi pengembalian lahan 10 hektar yang diklaim sebagai kawasan Rawa Enang juga dipersoalkan karena dinilai menyangkut kewenangan pengelolaan sumber daya air.

Aktivis dari Aliansi Banten Maju, Ari Cahyadi, menyampaikan pernyataan langsung yang menyinggung dugaan keterlibatan Ketua Yayasan Yasmita Jaya dalam pusaran sengketa lahan Tunjung Teja, yang menurutnya berimplikasi moral.

“Kami menilai keterlibatan Ketua Yayasan Yasmita Jaya dalam pusaran sengketa lahan di Tunjung Teja mencederai nilai-nilai luhur dunia pendidikan, terlebih karena yang bersangkutan dikenal sebagai pemilik Universitas Pamulang. Dunia pendidikan seharusnya menjadi contoh integritas, bukan justru terseret konflik agraria,” tegas Ari.

Persoalan Kewenangan Lahan Rawa Enang

Dalam pernyataan yang sama, Ari juga menyoroti pengembalian lahan 10 hektar dari PT Jaya Perkasa Sasmita kepada Pemerintah Provinsi Banten yang diklaim sebagai kawasan Rawa Enang. Ia menilai langkah tersebut berpotensi keliru dari sisi kewenangan.

“Jika merujuk regulasi, wilayah sungai strategis nasional merupakan kewenangan pusat. Pengembalian lahan semestinya mengikuti aturan tersebut agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi,” ujarnya.

Ari merujuk ketentuan pengelolaan sumber daya air yang berada di bawah otoritas pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Ia menjelaskan bahwa verifikasi kewenangan dapat dilakukan melalui sistem informasi resmi pemerintah yang memuat peta wilayah sungai strategis nasional.

Permintaan Klarifikasi dan Transparansi

Menurut Ari, polemik ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai proses administrasi dan pengawasan. Karena itu, pihaknya mengaku telah mengajukan permintaan klarifikasi kepada instansi terkait agar persoalan menjadi terang.

“Kami meminta klarifikasi resmi agar semua proses transparan dan akuntabel. Ini penting demi menjaga kepercayaan publik serta memastikan tata kelola pemerintahan dan pendidikan berjalan sesuai hukum,” katanya.

Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk membuka data hasil investigasi lapangan dan berdialog dengan pemangku kebijakan sebagai bentuk kontrol sosial.

Editor | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RDP DPRD Lebak Bahas Pelaksanaan Pilkades PAW , 9 Desa Masih Dipimpin Pj

18 Februari 2026 - 09:12 WIB

Sidang Isbat 2026 Digelar di Hotel Borobudur, Menag Ungkap Alasannya

17 Februari 2026 - 11:56 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa 17 Februari 2026.

IMALA Kecam PT. Cemindo dan Vendor Atas Lambatnya Gaji Karyawan TKBM

15 Februari 2026 - 03:53 WIB

Sekda Banten Lantik 37 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Komitmen Wujudkan Visi Gubernur

15 Februari 2026 - 02:59 WIB

Sekda Banten Deden Apriandi melantik 37 pejabat fungsional di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang.

Aktivis IMALA Minta PT. Cemindo Gemilang Perketat Kecelakaan Kerja Akibat Lalai K3

14 Februari 2026 - 03:54 WIB

Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Lebak,

Prabowo Minta TNI–Polri Tabah Hadapi Kritik: Risiko Pengabdian Adalah Dimaki dan Diuji Publik

13 Februari 2026 - 15:14 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah Jakarta Barat
Populer berita
Verified by MonsterInsights