Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

Banten

Hari Anti Korupsi Sedunia: Aktivis Lebak Tantang Pemerintah Buktikan Janji Antikorupsi!

badge-check


					Hari Anti Korupsi Sedunia: Aktivis Lebak Tantang Pemerintah Buktikan Janji Antikorupsi! Perbesar

Bantenpopuler.com – Hari Anti Korupsi Sedunia setiap tahun diperingati pada tanggal 9 Desember. Namun, di tengah rangkaian seremoni dan kampanye simbolik, suara keras muncul dari kalangan aktivis mahasiswa Lebak yang menilai bahwa pemberantasan korupsi di negeri ini berjalan di tempat dan semakin jauh dari rasa keadilan.

Sapnudi, aktivis muda Lebak, menyampaikan kritik tajam terhadap situasi pemberantasan korupsi yang dinilai semakin melemah, terutama pada aspek penegakan hukum dan transparansi kebijakan publik.

“Anti korupsi tanpa aksi hanyalah omong kosong. Setiap tahun kita melihat poster, spanduk, dan seminar, tapi korupsi tetap subur dan rakyat tetap menderita. Jangan biarkan perang melawan korupsi hanya berhenti pada panggung pencitraan,” tegas Sapnudi.

 

Ia menyebut bahwa dampak korupsi sangat terasa di tingkat daerah, termasuk di Lebak, mulai dari infrastruktur yang terbengkalai, pelayanan publik yang tidak maksimal, hingga maraknya praktik transaksional dalam birokrasi dan dunia politik lokal.

“Jika korupsi terus dipelihara, pembangunan akan mandek, hak rakyat dirampas, dan masa depan generasi muda hancur. Hukum hari ini terlalu sering tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas. Ini pengkhianatan terhadap keadilan dan demokrasi,” lanjutnya.

 

Sapnudi menegaskan bahwa gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil harus kembali bangkit sebagai kekuatan moral untuk menekan pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Ia menyatakan bahwa aksi nyata akan dilakukan sebagai bentuk penegasan sikap publik.

“Diam adalah pengkhianatan. Maka dari itu, kami mengajak seluruh mahasiswa, pemuda, dan elemen masyarakat untuk turun ke jalan dan bersatu menyuarakan perlawanan. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar aksi massa di Pendopo Lebak sebagai bentuk protes atas lemahnya penegakan hukum terhadap kasus-kasus korupsi,” ujarnya.

 

Menurutnya, aksi tersebut bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk desakan konkret agar penegakan hukum tidak tebang pilih dan pemerintah daerah lebih transparan serta akuntabel dalam setiap kebijakan publik.

“Jika memang korupsi adalah musuh bersama, maka lawan dengan keberanian, bukan dengan slogan. Dengan integritas, bukan seremoni. Dengan gerakan massa, bukan janji manis pejabat,” tutup Sapnudi.

 

Gerakan mahasiswa menegaskan bahwa perlawanan ini akan terus berlanjut hingga praktik koruptif dibersihkan dari akar-akarnya. Hari Anti Korupsi Sedunia dijadikan momentum untuk menghidupkan kembali suara publik dan menegaskan bahwa keadilan tidak boleh dikompromikan.

Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat! Lawan Korupsi Sampai Tumbang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten

11 Februari 2026 - 06:08 WIB

Ilustrasi somasi BARALAK kepada Kepala Dinas LHK Provinsi Banten terkait dugaan pungutan ilegal pengurusan dokumen lingkungan.

Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data

10 Februari 2026 - 08:19 WIB

Investigasi Dana BOS SMK Swasta di Tangerang Raya oleh BARALAK Nusantara

BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks

8 Februari 2026 - 09:16 WIB

Ilustrasi surat mutasi ASN palsu berstempel hoaks di Kabupaten Lebak

BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS

6 Februari 2026 - 06:26 WIB

Ilustrasi pengawasan BPI KPNPA RI terhadap sekolah SMK berizin kedaluwarsa yang diduga tetap menerima Dana BOS di Provinsi Banten

Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

4 Februari 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi surat resmi Dindikbud Banten dengan kesalahan penulisan jabatan Sekertaris yang menuai kritik aktivis.

Aktivis Nilai SE Pembatasan HP Sekolah Banten Hanya Meniru DKI Jakarta

2 Februari 2026 - 10:14 WIB

Aktivis pendidikan mengkritik Surat Edaran pembatasan handphone di sekolah Banten
Populer Banten
Verified by MonsterInsights