SERANG, bantenpopuler.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten terus berupaya memaksimalkan potensi filantropi Islam di wilayahnya. Pada Rabu (2/9/2026), BAZNAS Banten menggelar “Sosialisasi Optimalisasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan DAM Haji” bersama Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Provinsi Banten, bertempat di Masjid Al-Firdaus, Cipocok Jaya, Kota Serang.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi guna meningkatkan kesadaran dan optimalisasi pengelolaan ZIS serta pembayaran DAM di kalangan jemaah haji dan umrah asal Banten.

Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Wawan Wahyudin, menyampaikan bahwa KBIHU memiliki posisi yang sangat krusial. Pasalnya, KBIHU berinteraksi langsung dan mendampingi para jemaah sejak proses pembinaan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
“Peran KBIHU sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada jemaah, tidak hanya terkait tata cara ibadah, tetapi juga bagaimana ibadah tersebut dapat memberikan dampak sosial melalui optimalisasi ZIS dan DAM,” ujar Wawan dalam arahannya.
Acara sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Provinsi Banten, A. Dimyati Natakusuma. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi kolaboratif antara pemerintah, BAZNAS, KBIHU, dan seluruh elemen masyarakat agar pengelolaan ZIS dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang luas.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Muhsin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten Samsudin, Asda I Setda Provinsi Banten Komarudin, Pengarah BAZNAS Banten Syibli Syarjaya, dan Ketua Forum KBIHU Ahmad Nawawi.
Secara garis besar, sosialisasi ini membawa dua misi utama. Pertama, mendorong lahirnya ‘Gerakan KBIHU Sadar Zakat’ guna menghimpun ZIS-DSKL. Kedua, mewujudkan kualitas ibadah haji dan umrah yang tidak sekadar mabrur secara spiritual, melainkan juga membawa dampak sosial positif bagi masyarakat sekitar.
BAZNAS Banten berharap kolaborasi yang erat bersama KBIHU se-Provinsi Banten ini dapat memastikan potensi ZIS dan DAM dari para jemaah terkelola dengan amanah, profesional, serta tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai wujud komitmen bersama, kegiatan sosialisasi tersebut menghasilkan empat poin rekomendasi dan tindak lanjut yang telah disepakati:
- Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Banten mengimbau kepada seluruh KBIHU dan calon jemaah haji dan umroh untuk menunaikan ZIS-DSKL (DAM) melalui BAZNAS Provinsi Banten.
- KBIHU se-Provinsi Banten akan menyosialisasikan imbauan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh tersebut kepada seluruh calon jemaahnya.
- Dalam proses pendistribusian ZIS-DSKL (DAM), BAZNAS Provinsi Banten berkomitmen untuk melibatkan KBIHU dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.
- Para Petugas Haji (PPIH) Provinsi Banten turut diimbau untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS Provinsi Banten.



































