Menu

Mode Gelap
Disnaker Lebak Respons Desakan Aktivis Soal K3 di Port Cemindo Abah Elang Mangkubumi Ingatkan Arah Pembangunan Tetap Berbasis Kebudayaan BARALAK Siap Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pungutan Rp10–15 Juta per Dokumen di Dinas LHK Banten Disorot Tajam Dua Proyek APBD Banten Akan di Laporkan Aktivis ke APH, Baralak: Infrastruktur Bermasalah Ancam Keselamatan Publik BPI KPNPA RI Banten Soroti Dugaan Korupsi Pengadaan Panel Interaktif Rp43 Miliar di Disdik Kota Tangerang Aktivis IMALA Desak Disnaker Investigasi Dugaan Lemahnya K3 di Port Cemindo

Banten

Disnaker Lebak Respons Desakan Aktivis Soal K3 di Port Cemindo

badge-check


					Disnaker Lebak Respons Desakan Aktivis Soal K3 di Port Cemindo Perbesar

Lebak, Bantenpopuler.com  – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak akhirnya angkat bicara terkait desakan aktivis Ikatan Mahasiswa Lebak (IMALA), Sapnudi, yang meminta investigasi atas dugaan lemahnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Port Cemindo.

Perwakilan Disnaker Lebak menyampaikan bahwa kewenangan pengawasan K3 bukan berada di tingkat kabupaten, melainkan menjadi tanggung jawab Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi.

design4223

 

“Waalaikumsalam. Terkait K3, kewenangannya ada di Disnakertrans Provinsi, bukan kewenangan Disnaker Kabupaten. Nanti kita akan coba koordinasi dengan Disnaker provinsi terkait pengawasan K3 di Cemindo,” ujar Rully Choeruliyanti SekDisnaker Lebak saat dikonfirmasi media, Rabu (28/2/2026).

 

Pernyataan tersebut menanggapi dorongan IMALA yang sebelumnya meminta Disnaker turun langsung melakukan investigasi lapangan menyusul sejumlah insiden kecelakaan kerja

 

yang disebut terjadi dari tahun ke tahun.
Disnaker Lebak menegaskan bahwa meski pengawasan K3 secara struktural berada di bawah kewenangan provinsi, pihaknya tetap memiliki kepedulian terhadap keselamatan tenaga kerja di wilayah Kabupaten Lebak dan siap melakukan koordinasi lintas instansi.

 

“Prinsipnya, keselamatan pekerja tetap menjadi perhatian bersama. Kami akan berkoordinasi dengan pihak provinsi agar pengawasan K3 dapat dilakukan sesuai ketentuan,” tambahnya.

 

Sementara itu, Sapnudi menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada langkah konkret dari instansi berwenang. Ia berharap koordinasi antara Disnaker Lebak dan Disnakertrans Provinsi segera direalisasikan agar tidak ada lagi korban akibat dugaan lemahnya penerapan standar keselamatan kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Abah Elang Mangkubumi Ingatkan Arah Pembangunan Tetap Berbasis Kebudayaan

27 Februari 2026 - 21:46 WIB

Abah Elang mangkubumi

BARALAK Siap Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pungutan Rp10–15 Juta per Dokumen di Dinas LHK Banten Disorot Tajam

27 Februari 2026 - 11:42 WIB

Tampak depan Kantor DLHK Provinsi Banten dengan latar pepohonan hijau, dilengkapi headline “Somasi tidak digubris, Baralak siapkan langkah hukum” serta subjudul dugaan pungutan Rp10–15 juta per dokumen.

Dua Proyek APBD Banten Akan di Laporkan Aktivis ke APH, Baralak: Infrastruktur Bermasalah Ancam Keselamatan Publik

26 Februari 2026 - 07:33 WIB

Dua Proyek APBD Banten Disorot Aktivis Antikorupsi

BPI KPNPA RI Banten Soroti Dugaan Korupsi Pengadaan Panel Interaktif Rp43 Miliar di Disdik Kota Tangerang

25 Februari 2026 - 00:09 WIB

Ketua DPW BPI KPNPA RI Banten bersama tim investigasi menyoroti dugaan penyimpangan proyek pengadaan panel interaktif Rp43 miliar di Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

Aktivis IMALA Desak Disnaker Investigasi Dugaan Lemahnya K3 di Port Cemindo

24 Februari 2026 - 20:56 WIB

IMG 20260215 WA0007 e1771972221882

Baru Rampung, Ruas Jalan Maja–Citeras Kembali Rusak, Aktivis Soroti Kualitas Proyek Rp5,8 Miliar

24 Februari 2026 - 18:23 WIB

Ketua Umum Baralak Nusantara berdiri di depan papan proyek Rekonstruksi Jalan Maja–Citeras dengan latar kondisi jalan retak dan rusak.
Trending Banten