Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

berita

Diduga Bertindak Sewenang-wenang, Petugas PLN Cikande Disebut Segel Meteran Listrik Tanpa Prosedur

badge-check


					Kolase foto menggambarkan situasi di lapangan saat warga Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mengeluhkan tindakan sejumlah petugas PLN Cabang Cikande yang diduga menyegel meteran listrik tanpa pemberitahuan. Dalam gambar terlihat meteran listrik bersegel, warga menunjukkan bukti pembayaran, petugas PLN di lapangan, serta simbol pelayanan publik PLN. (Foto: Bantenpopuler.com) Perbesar

Kolase foto menggambarkan situasi di lapangan saat warga Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mengeluhkan tindakan sejumlah petugas PLN Cabang Cikande yang diduga menyegel meteran listrik tanpa pemberitahuan. Dalam gambar terlihat meteran listrik bersegel, warga menunjukkan bukti pembayaran, petugas PLN di lapangan, serta simbol pelayanan publik PLN. (Foto: Bantenpopuler.com)

Serang | Bantenpopuler.com — 18 Oktober 2025 Warga Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mengaku resah atas tindakan sejumlah orang yang diduga merupakan petugas PLN Cabang Cikande. Mereka disinyalir bertindak sewenang-wenang dengan melakukan penyegelan meteran listrik (kWh) tanpa pemberitahuan resmi kepada pemilik rumah.

Salah seorang warga, Oniyyah (55), pemegang nomor tagihan 539610321585, menuturkan bahwa meteran listrik di rumah anaknya tiba-tiba disegel pada Sabtu (18/10/2025) tanpa ada konfirmasi atau pemberitahuan sebelumnya.

“Saya tidak tahu mereka dari kantor mana, bahkan tidak menunjukkan ID petugas. Tiba-tiba langsung datang dan menyegel meteran,” ungkap Oniyyah kepada wartawan Bantenpopuler.com.

Menurut penuturan Oniyyah, tiga orang yang mengaku petugas PLN datang sekitar pukul 10.00 pagi. Mereka hanya menanyakan siapa yang biasa membayar tagihan listrik, lalu beberapa menit kemudian langsung melakukan penyegelan tanpa menunggu pemilik rumah, Babay, yang sedang menjemput anaknya di sekolah.

“Mereka bilang, ‘Udah segel aja,’ tanpa bicara panjang lebar. Saya kaget karena belum sempat jelaskan apa-apa,” tambahnya.

Tak lama berselang, Babay tiba di lokasi dan mendapati meteran rumahnya sudah disegel. Ia menilai tindakan para petugas tersebut arogan dan tidak profesional.

“Mereka langsung nyegel tanpa komunikasi dengan saya sebagai pemilik rumah. Begitu saya tanya, malah dijawab ketus: ‘Mau bayar enggak? Kalau enggak ya kami segel,’” ujar Babay dengan nada kecewa.

Situasi di lapangan sempat memanas lantaran warga menilai petugas bertindak tanpa mengikuti prosedur resmi. Setelah menyegel, para petugas juga sempat mengutak-atik meteran dan mengambil tempelan segel sebelum meninggalkan lokasi.

Ketika dikonfirmasi, salah satu dari dua petugas yang masih di tempat menyebut bahwa rekan mereka bernama Jamal merupakan koordinator tim penyegelan.

“Kami hanya mengantar saja, koordinator kami Jamal,” ucap salah seorang petugas singkat.

Babay menegaskan bahwa dirinya tidak menolak membayar tagihan listrik, namun kecewa terhadap perilaku petugas yang tidak menunjukkan sikap profesional.

“Kami memang kadang telat dua bulan, tapi selalu dilunasi. Harusnya petugas datang dengan sopan, tunjukkan surat tugas atau identitas resmi. Jangan seperti penagih utang di jalanan,” katanya.

Warga berharap PLN Cabang Cikande segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan evaluasi internal dan memberikan sanksi terhadap petugas yang melanggar prosedur.

“Kami minta ada pembinaan dan tindakan tegas. Pelayanan publik harus beretika, bukan menakut-nakuti masyarakat,” tegas Babay.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN Cabang Cikande belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi atas dugaan tindakan tidak profesional yang dilakukan oleh oknum petugas di lapangan.

Redaksi | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten

11 Februari 2026 - 06:08 WIB

Ilustrasi somasi BARALAK kepada Kepala Dinas LHK Provinsi Banten terkait dugaan pungutan ilegal pengurusan dokumen lingkungan.

Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data

10 Februari 2026 - 08:19 WIB

Investigasi Dana BOS SMK Swasta di Tangerang Raya oleh BARALAK Nusantara

BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks

8 Februari 2026 - 09:16 WIB

Ilustrasi surat mutasi ASN palsu berstempel hoaks di Kabupaten Lebak

Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara

7 Februari 2026 - 19:11 WIB

Kegiatan bakti sosial dan edukasi sejarah DPW MOI Banten dalam rangka HPN 2026 di Situs Salakanagara, Pandeglang

BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS

6 Februari 2026 - 06:26 WIB

Ilustrasi pengawasan BPI KPNPA RI terhadap sekolah SMK berizin kedaluwarsa yang diduga tetap menerima Dana BOS di Provinsi Banten

Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

4 Februari 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi surat resmi Dindikbud Banten dengan kesalahan penulisan jabatan Sekertaris yang menuai kritik aktivis.
Populer Banten
Verified by MonsterInsights