Menu

Mode Gelap
Bupati Lebak Disorot, Koalisi Aktivis Banten Maju Desak PDIP Bertindak Tegas Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

berita

Diduga Bertindak Sewenang-wenang, Petugas PLN Cikande Disebut Segel Meteran Listrik Tanpa Prosedur

badge-check


					Kolase foto menggambarkan situasi di lapangan saat warga Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mengeluhkan tindakan sejumlah petugas PLN Cabang Cikande yang diduga menyegel meteran listrik tanpa pemberitahuan. Dalam gambar terlihat meteran listrik bersegel, warga menunjukkan bukti pembayaran, petugas PLN di lapangan, serta simbol pelayanan publik PLN. (Foto: Bantenpopuler.com) Perbesar

Kolase foto menggambarkan situasi di lapangan saat warga Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mengeluhkan tindakan sejumlah petugas PLN Cabang Cikande yang diduga menyegel meteran listrik tanpa pemberitahuan. Dalam gambar terlihat meteran listrik bersegel, warga menunjukkan bukti pembayaran, petugas PLN di lapangan, serta simbol pelayanan publik PLN. (Foto: Bantenpopuler.com)

Serang | Bantenpopuler.com — 18 Oktober 2025 Warga Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, mengaku resah atas tindakan sejumlah orang yang diduga merupakan petugas PLN Cabang Cikande. Mereka disinyalir bertindak sewenang-wenang dengan melakukan penyegelan meteran listrik (kWh) tanpa pemberitahuan resmi kepada pemilik rumah.

Salah seorang warga, Oniyyah (55), pemegang nomor tagihan 539610321585, menuturkan bahwa meteran listrik di rumah anaknya tiba-tiba disegel pada Sabtu (18/10/2025) tanpa ada konfirmasi atau pemberitahuan sebelumnya.

design4223

“Saya tidak tahu mereka dari kantor mana, bahkan tidak menunjukkan ID petugas. Tiba-tiba langsung datang dan menyegel meteran,” ungkap Oniyyah kepada wartawan Bantenpopuler.com.

Menurut penuturan Oniyyah, tiga orang yang mengaku petugas PLN datang sekitar pukul 10.00 pagi. Mereka hanya menanyakan siapa yang biasa membayar tagihan listrik, lalu beberapa menit kemudian langsung melakukan penyegelan tanpa menunggu pemilik rumah, Babay, yang sedang menjemput anaknya di sekolah.

“Mereka bilang, ‘Udah segel aja,’ tanpa bicara panjang lebar. Saya kaget karena belum sempat jelaskan apa-apa,” tambahnya.

Tak lama berselang, Babay tiba di lokasi dan mendapati meteran rumahnya sudah disegel. Ia menilai tindakan para petugas tersebut arogan dan tidak profesional.

“Mereka langsung nyegel tanpa komunikasi dengan saya sebagai pemilik rumah. Begitu saya tanya, malah dijawab ketus: ‘Mau bayar enggak? Kalau enggak ya kami segel,’” ujar Babay dengan nada kecewa.

Situasi di lapangan sempat memanas lantaran warga menilai petugas bertindak tanpa mengikuti prosedur resmi. Setelah menyegel, para petugas juga sempat mengutak-atik meteran dan mengambil tempelan segel sebelum meninggalkan lokasi.

Ketika dikonfirmasi, salah satu dari dua petugas yang masih di tempat menyebut bahwa rekan mereka bernama Jamal merupakan koordinator tim penyegelan.

“Kami hanya mengantar saja, koordinator kami Jamal,” ucap salah seorang petugas singkat.

Babay menegaskan bahwa dirinya tidak menolak membayar tagihan listrik, namun kecewa terhadap perilaku petugas yang tidak menunjukkan sikap profesional.

“Kami memang kadang telat dua bulan, tapi selalu dilunasi. Harusnya petugas datang dengan sopan, tunjukkan surat tugas atau identitas resmi. Jangan seperti penagih utang di jalanan,” katanya.

Warga berharap PLN Cabang Cikande segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan evaluasi internal dan memberikan sanksi terhadap petugas yang melanggar prosedur.

“Kami minta ada pembinaan dan tindakan tegas. Pelayanan publik harus beretika, bukan menakut-nakuti masyarakat,” tegas Babay.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN Cabang Cikande belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi atas dugaan tindakan tidak profesional yang dilakukan oleh oknum petugas di lapangan.

Redaksi | Bantenpopuler.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1
Trending berita