Menu

Mode Gelap
Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

berita

Aliansi Pemuda & Mahasiswa Bersatu Tanggapi Anggaran Setda Kabupaten Serang: “Rakyat Lagi Sulit, Birokrasi Harusnya Berhemat, Bukan Berpesta!”

badge-check


					Aliansi Pemuda & Mahasiswa Bersatu Tanggapi Anggaran Setda Kabupaten Serang: “Rakyat Lagi Sulit, Birokrasi Harusnya Berhemat, Bukan Berpesta!” Perbesar

SERANG — Aliansi Pemuda & Mahasiswa Bersatu melayangkan kritik keras terhadap alokasi anggaran Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang tahun 2026 yang menembus angka Rp76,15 miliar. Angka tersebut dinilai tidak masuk akal dan mencerminkan buruknya sensitivitas pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat Kabupaten Serang yang masih berjuang dengan berbagai persoalan mendasar.

 

design4223

Koordinator Aliansi Pemuda & Mahasiswa Bersatu, Riyan Doress, menyebut bahwa besarnya anggaran tersebut “lebih mirip proyek pemanjaan birokrasi ketimbang anggaran pelayanan publik.”

“Angka Rp76,15 miliar untuk gaji, tunjangan, dan operasional Setda itu berlebihan. Di tengah rakyat yang kesulitan, pemerintah malah memilih menggemukkan anggaran internal. Ini bukan sekadar tidak wajar, ini bentuk pengabaian terhadap kondisi sosial masyarakat,” tegas Riyan saat memberikan keterangan resmi.

 

Menyoroti Minimnya Prioritas Publik

Aliansi menilai Pemerintah Kabupaten Serang gagal memahami prioritas. Menurut Riyan, masih banyak kebutuhan mendesak yang jauh lebih membutuhkan anggaran besar, seperti:

1. Penanganan persoalan lingkungan,

2. Perbaikan infrastruktur dasar,

3. Minimnya lapangan pekerjaan,

4. Menyelesaian masalah sampah dan TPS ilegal, serta

5. Pelayanan publik yang masih buruk di berbagai sektor.

 

Berkebalikan dengan Instruksi Presiden

Riyan juga menyebut bahwa pemerintah daerah semestinya memahami arahan Presiden terkait penghematan anggaran dan efisiensi birokrasi, bukan malah bertindak seolah-olah tidak ada krisis.

“Instruksi pusat sudah jelas: efisiensi. Tapi di Serang justru sebaliknya, anggaran internal malah membengkak. Ini ironi dan bertolak belakang dengan semangat reformasi birokrasi,” tambahnya.

Aliansi Menuntut Realokasi Anggaran

Aliansi Pemuda & Mahasiswa Bersatu mendesak agar anggaran Rp76,15 miliar tersebut dievaluasi dan dialihkan untuk kebutuhan publik yang lebih konkret dan mendesak.

 

“Realokasi adalah keharusan. Anggaran sebesar itu harus diarahkan untuk kebutuhan rakyat — bukan untuk mempertebal kenyamanan birokrasi,” tegas Riyan Doress.

 

Seruan Pengawasan Publik

Riyan juga meminta seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk ikut mengawasi anggaran daerah, terutama yang menyangkut belanja birokrasi skala besar.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif mengawasi. Ketika anggaran publik tidak dikelola dengan benar, rakyatlah yang menanggung akibatnya. Pemerintah harus transparan, dan kami akan terus berada di barisan depan untuk memastikan itu,” tutup Riyan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1
Trending berita