Bantenpopuler.com— Menjelang rencana kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Pandeglang pada 19 Oktober mendatang, tokoh spiritual Banten, Abah Elang Mangkubumi, menyampaikan pernyataan tegas agar masyarakat tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh bentuk dakwah yang bersifat provokatif dan memecah belah umat.
Dalam pernyataannya yang diterima redaksi Bantenpopuler, Abah Elang menegaskan bahwa Banten adalah tanah ulama dan pejuang, yang menjunjung tinggi nilai akhlak, persaudaraan, dan kedamaian.

“Saya menolak dengan tegas setiap bentuk dakwah yang bersifat provokatif, menimbulkan kebencian, dan memecah persatuan umat. Dakwah bukanlah alat untuk menebar amarah, melainkan jalan untuk menumbuhkan kasih dan kearifan,” ujar Abah Elang Mangkubumi, pimpinan Majelis Dzikir Padepokan Bumi Alit Padjadjaran.
Ia juga mengingatkan bahwa Banten dikenal sebagai wilayah yang cinta ketenangan, bukan panggung untuk kemarahan. Menurutnya, masyarakat Banten harus menyambut setiap kegiatan keagamaan dengan sikap teduh dan penuh kebijaksanaan.
“Kami menghormati dakwah yang membawa kebaikan dan keteduhan, tetapi menolak cara-cara yang menimbulkan fitnah, mengadu domba, atau meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abah Elang menyampaikan bahwa dakwah sejati adalah cermin akhlak, bukan wadah amarah. Dakwah yang benar, kata dia, mengajak manusia kepada kebaikan dengan kelembutan, bukan dengan teriakan yang menakutkan.
Dalam pesannya kepada masyarakat, Abah Elang mengajak seluruh warga Banten untuk menjaga ketenangan dan persaudaraan, tidak mudah terprovokasi oleh ujaran yang menyesatkan,
Mendukung aparat penegak hukum agar kegiatan keagamaan berlangsung tertib dan bermartabat.
“Mari kita jaga bersama marwah dakwah dan kehormatan Banten. Kita buktikan bahwa ketegasan tidak harus disertai kemarahan, dan bahwa kedamaian adalah wujud tertinggi dari kekuatan,” tutupnya dengan penuh hikmah.
Editor: Sapnudi













