PANDEGLANG, BANTENPOPULER.COM – Sejumlah jurnalis dari berbagai media nasional dan internasional dilaporkan hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) di kawasan Perairan Selat Sunda.
Informasi yang dihimpun Bantenpopuler.com, peristiwa tersebut terjadi saat rombongan wartawan bersama kru kapal melakukan perjalanan laut untuk mendokumentasikan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang beberapa hari terakhir menjadi perhatian publik.

Dilansir dari BantenNews.co.id, rombongan tersebut menggunakan sebuah kapal cepat (speedboat) dan berangkat menuju wilayah sekitar Gunung Anak Krakatau. Namun dalam perjalanan, komunikasi dengan kapal dilaporkan terputus sehingga memicu operasi pencarian dan penyelamatan oleh tim gabungan.
Sejumlah jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut di antaranya Muhammad Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Antara Biro Banten), Arie Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews TV), Firman Daus (Anadolu Agency), serta Donal yang merupakan jurnalis foto lepas.
Selain awak media, kapal juga diketahui membawa kru dan pemilik kapal. Total penumpang diperkirakan berjumlah antara tujuh hingga delapan orang.
Hingga Selasa (8/9/2026) malam, operasi pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, serta instansi terkait dari Provinsi Banten dan Lampung. Upaya pencarian difokuskan di sejumlah titik perairan yang diduga menjadi jalur pelayaran kapal tersebut.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius berbagai kalangan, mengingat para jurnalis tengah menjalankan tugas peliputan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai keberadaan seluruh penumpang kapal. Tim SAR masih melakukan penyisiran dan pengumpulan informasi untuk mempercepat proses pencarian.
Sumber: (Redaksi/BantenNews)


































