LEBAK – Tanah longsor terjadi di ruas jalan Cipanas–Ciparay tepatnya di STA 42+700 kawasan Gunung Halimun Salak, Desa Citorek Kidul, Kabupaten Lebak. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan sempat menutup sebagian badan jalan hingga menghambat arus lalu lintas kendaraan.
Mendapat laporan adanya longsor, tim dari UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Lebak, DPUPR Provinsi Banten, langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Petugas melakukan evakuasi material longsor menggunakan alat berat agar akses jalan dapat segera kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama.
Kepala Seksi UPTD PJJ Lebak, H. Firman, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima informasi dari masyarakat terkait longsor yang menutupi badan jalan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menerjunkan personel dan alat berat ke lokasi agar jalur Cipanas–Ciparay bisa segera dibersihkan dan kembali dilalui kendaraan,” kata H. Firman.
Menurutnya, kondisi jalan saat ini sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun pengguna jalan diminta tetap berhati-hati karena cuaca ekstrem masih berpotensi memicu longsor susulan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat melintas di jalur rawan longsor ketika hujan deras,” tambahnya.
Berkat penanganan cepat petugas di lapangan, arus lalu lintas di ruas Cipanas–Ciparay kini kembali lancar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di wilayah perbukitan dan pegunungan Kabupaten Lebak saat musim hujan berlangsung.
Editor: Yudistira











