Menu

Mode Gelap
Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312 Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”? AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

Advetorial

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

badge-check


					Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Perbesar

Bandung, Bantenpopuler.com – Keterbatasan fisik kerap dipandang sebagai hambatan, namun tidak bagi Ibu Irma, seorang nasabah PNM Mekaar di Gunungleutik, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Sebagai perempuan penyandang disabilitas, ia justru menjadikan keterbatasan sebagai pemicu untuk terus bergerak maju, produktif, dan memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.

design4223

Melalui komitmen PNM dalam memberdayakan perempuan prasejahtera tanpa diskriminasi, Ibu Irma mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi diri.

Tidak hanya itu, ia juga aktif membagikan pengetahuan dan semangat kepada sesama penyandang disabilitas di sekitar tempat tinggalnya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong gerakan inklusif dan penguatan ekonomi masyarakat.

Perjalanan yang dilalui tentu tidak mudah. Namun, keteguhan dan semangat Ibu Irma menjadi inspirasi tersendiri bagi banyak orang.

“Walaupun banyak keterbatasan tapi kita harus bisa kuat dan sama kaya yang lain, jangan mengharapkan belas kasihan, harus semangat bisa jualan harus bisa mandiri jangan ketergantungan. Jangan diem diri dirumah dan gapercaya diri. Kita harus saling tolong menolong dan punya keinginan kuat daripada diem gaada kegiatan. Kita buktikan pada mereka kalo kita bisa, walaupun sering dikucilkan karena saya juga merasakan seperti itu,” ungkap Ibu Irma.

Dampak dari upaya pemberdayaan tersebut dirasakan langsung oleh komunitas di sekitarnya. Salah satunya Ibu Iis, yang menjadi binaan Ibu Irma.

“Saya sangat sayang dan bahagia bisa diperhatiin oleh Bu Irma sehingga saya merasa dapat menjadi lebih berarti,” ujar Iis.

Testimoni tersebut menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan Ibu Irma tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga memberikan kekuatan psikososial bagi para penyandang disabilitas.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Ibu Irma merupakan cerminan nyata dari komitmen PNM dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif.

“Langkah pemberdayaan yang dicontohkan oleh Ibu Irma merupakan bukti nyata PNM yang terus berkomitmen membuka akses yang setara bagi setiap ibu prasejahtera untuk bertumbuh secara usaha, memberikan kepedulian terhadap sesama, dan menginspirasi banyak orang di komunitasnya. Kisah Ibu Irma menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi tidak hanya berdampak pada kehidupannya sendiri, tetapi juga menyebar menjadi kebermanfaatan sosial yang luas bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pendampingan usaha, pelatihan, serta akses pembiayaan menjadi bagian penting dari strategi PNM dalam memastikan setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, sejalan dengan semangat Tumbuh, Peduli, dan Menginspirasi.

Kisah Ibu Irma menjadi gambaran nyata bahwa pemberdayaan ekonomi mampu melampaui batas individu. Dari satu langkah kecil, lahir dampak besar yang menumbuhkan kepercayaan diri, kemandirian, dan kontribusi sosial yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seleksi PAW Desa Darmasari, Eko Raih Nilai Tertinggi 312

9 Mei 2026 - 10:57 WIB

IMG 20260509 WA0064

Polres Lebak Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Banjarsari, Tiga Pengedar Diciduk Dini Har

9 Mei 2026 - 02:22 WIB

Barang bukti ratusan butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer hasil pengungkapan Sat Resnarkoba Polres Lebak di Kecamatan Banjarsari

AMMCB Resmi Laporkan Dugaan Tambang Batu Ilegal ke Kapolda Banten

5 Mei 2026 - 12:20 WIB

Screenshot 20260505 191902 ChatGPT

Sampah, Pengangguran, Kemiskinan Masih Layakkah Disebut “Bahagia”?

5 Mei 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260501 WA0011

AMMCB Bongkar Dugaan Pembiaran Tambang Batu, Soroti Kerusakan Lingkungan dan Lemahnya Penegakan Hukum

4 Mei 2026 - 07:42 WIB

Ilustrasi aktivitas tambang batu dengan alat berat dan truk di jalan rusak berlumpur, disertai visual protes masyarakat terhadap kerusakan lingkungan dan dugaan pembiaran hukum

Guru Jadi Korban Jalan Hancur, Warga Tuding Keras Aktivitas Galian Batu di Kp Sengkol Kec. Curugbitung

4 Mei 2026 - 06:53 WIB

Seorang pria mendorong sepeda motor di jalan desa yang rusak dan berlumpur di Guradog, sementara sejumlah siswa sekolah dasar berdiri di pinggir jalan menyaksikan kondisi berbahaya

Ahmad Ludin Resmi Daftarkan Diri Bakal Calon Kades PAW Pamubulan

3 Mei 2026 - 04:00 WIB

IMG 20260503 WA0007

Deki Setiawan Ditempatkan di Sel Maximum Security, AMMCB Soroti Dugaan Ketidakwajaran Sanksi

30 April 2026 - 05:46 WIB

IMG 20260430 WA0021
Trending Banten