Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

Banten

Banjir Hancurkan Program Perikanan BUMDes di Desa Mekar Baru, Warga Desak Investigasi dan Pengawasan Ketat

badge-check


					Program perikanan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, hancur diterjang banjir pada Minggu (5/10/2025). Perbesar

Program perikanan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, hancur diterjang banjir pada Minggu (5/10/2025).

SERANG | Bantenpopuler.com – Program perikanan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, hancur diterjang banjir pada Minggu (5/10/2025). Ribuan ikan siap panen hanyut terbawa arus setelah tanggul empang jebol, menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah.

 

Informasi yang diperoleh menyebutkan, proyek perikanan tersebut mengalami kerusakan parah akibat infrastruktur yang tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Warga menilai, kegagalan ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan buruknya manajemen proyek di tingkat desa.

 

“Ini bukan semata musibah, tapi akibat dari manajemen proyek yang buruk. Empang dibangun tanpa perhitungan risiko banjir dan bahan tanggulnya pun hanya menggunakan bambu,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (5/10/2025).

 

Program BUMDes yang seharusnya menjadi penopang ekonomi warga justru berujung pada kerugian besar. Warga mengaku kecewa lantaran kejadian serupa telah terjadi hingga tiga kali, menandakan adanya persoalan sistemik dalam pengelolaan anggaran dan kualitas proyek.

 

“Kurangnya pengawasan dari kepala desa menjadi salah satu faktor utama. Kami mendesak pemerintah kecamatan dan kabupaten turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh serta memberikan sanksi tegas kepada pengelola,” tegas warga lainnya.

 

Peristiwa ini kembali membuka sorotan terhadap efektivitas program BUMDes di Kabupaten Serang. Warga berharap pemerintah daerah memperketat pengawasan, memastikan proyek desa dibangun sesuai prosedur teknis, serta menjamin manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Dengan langkah pembenahan dan akuntabilitas yang lebih kuat, diharapkan program pemberdayaan desa seperti BUMDes tidak lagi menjadi beban, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dugaan Pungli Dokumen Lingkungan, BARALAK Layangkan Somasi ke Dinas LHK Banten

11 Februari 2026 - 06:08 WIB

Ilustrasi somasi BARALAK kepada Kepala Dinas LHK Provinsi Banten terkait dugaan pungutan ilegal pengurusan dokumen lingkungan.

Dana BOS Mengalir ke SMK Swasta di Tangerang Raya, BARALAK Soroti Ketertiban Izin dan Lemahnya Verifikasi Data

10 Februari 2026 - 08:19 WIB

Investigasi Dana BOS SMK Swasta di Tangerang Raya oleh BARALAK Nusantara

BKPSDM Lebak Tegaskan Surat Mutasi ASN yang Beredar adalah Hoaks

8 Februari 2026 - 09:16 WIB

Ilustrasi surat mutasi ASN palsu berstempel hoaks di Kabupaten Lebak

Peringati HPN 2026, DPW MOI Banten Gelar Bakti Sosial dan Edukasi Sejarah di Situs Salakanagara

7 Februari 2026 - 19:11 WIB

Kegiatan bakti sosial dan edukasi sejarah DPW MOI Banten dalam rangka HPN 2026 di Situs Salakanagara, Pandeglang

BPI KPNPA RI Banten Soroti Lambannya Dindik Banten Awasi Sekolah Swasta Bermasalah dan Penyaluran Dana BOS

6 Februari 2026 - 06:26 WIB

Ilustrasi pengawasan BPI KPNPA RI terhadap sekolah SMK berizin kedaluwarsa yang diduga tetap menerima Dana BOS di Provinsi Banten

Salah Tulis Jabatan “Sekertaris”, Aktivis Nilai Dindikbud Banten Lalai dan Tak Profesional

4 Februari 2026 - 04:33 WIB

Ilustrasi surat resmi Dindikbud Banten dengan kesalahan penulisan jabatan Sekertaris yang menuai kritik aktivis.
Populer Banten
Verified by MonsterInsights