Menu

Mode Gelap
Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

Banten

Banjir Hancurkan Program Perikanan BUMDes di Desa Mekar Baru, Warga Desak Investigasi dan Pengawasan Ketat

badge-check


					Program perikanan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, hancur diterjang banjir pada Minggu (5/10/2025). Perbesar

Program perikanan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, hancur diterjang banjir pada Minggu (5/10/2025).

SERANG | Bantenpopuler.com – Program perikanan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, hancur diterjang banjir pada Minggu (5/10/2025). Ribuan ikan siap panen hanyut terbawa arus setelah tanggul empang jebol, menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah.

 

design4223

Informasi yang diperoleh menyebutkan, proyek perikanan tersebut mengalami kerusakan parah akibat infrastruktur yang tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Warga menilai, kegagalan ini mencerminkan lemahnya pengawasan dan buruknya manajemen proyek di tingkat desa.

 

“Ini bukan semata musibah, tapi akibat dari manajemen proyek yang buruk. Empang dibangun tanpa perhitungan risiko banjir dan bahan tanggulnya pun hanya menggunakan bambu,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Minggu (5/10/2025).

 

Program BUMDes yang seharusnya menjadi penopang ekonomi warga justru berujung pada kerugian besar. Warga mengaku kecewa lantaran kejadian serupa telah terjadi hingga tiga kali, menandakan adanya persoalan sistemik dalam pengelolaan anggaran dan kualitas proyek.

 

“Kurangnya pengawasan dari kepala desa menjadi salah satu faktor utama. Kami mendesak pemerintah kecamatan dan kabupaten turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh serta memberikan sanksi tegas kepada pengelola,” tegas warga lainnya.

 

Peristiwa ini kembali membuka sorotan terhadap efektivitas program BUMDes di Kabupaten Serang. Warga berharap pemerintah daerah memperketat pengawasan, memastikan proyek desa dibangun sesuai prosedur teknis, serta menjamin manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Dengan langkah pembenahan dan akuntabilitas yang lebih kuat, diharapkan program pemberdayaan desa seperti BUMDes tidak lagi menjadi beban, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1
Trending berita