LEBAK – bantenpopuler.com Keberadaan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) di setiap kecamatan se-Kabupaten Lebak dinilai semakin terpinggirkan pasca munculnya kebijakan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Padahal, UPK yang telah berjalan sejak tahun 2009 terbukti memiliki kinerja yang berkelanjutan dan mandiri.
Hal tersebut disampaikan Ketua LSM Aliansi Gerakan Perubahan (AGP), Uci Marpausi, kepada wartawan, Senin (15/12/2025).

Menurut Uci, UPK yang selama lebih dari satu dekade berperan dalam penguatan ekonomi masyarakat desa kini seolah “dianaktirikan” oleh pemerintah daerah, menyusul hadirnya program baru Kopdes Merah Putih.
“UPK ini sudah teruji secara kinerja sejak 2009 sampai sekarang. Sangat tidak elok jika kemudian ditinggalkan begitu saja. Seharusnya pemerintah daerah memberdayakan dan meningkatkan kapasitas pengurus UPK, bukan malah membuat lembaga baru yang justru bertolak belakang dengan semangat efisiensi anggaran yang diperintahkan Presiden,” tegas Uci.
Ia menilai, pembentukan Kopdes Merah Putih justru berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran, mengingat biaya pembentukannya dinilai cukup besar, sementara lembaga yang sudah ada dan berjalan justru diabaikan.
“Saya rasa UPK ini harusnya diberdayakan kembali atau ditransformasikan, bukan malah membuat Kopdes Merah Putih dengan anggaran yang fantastis,” ujarnya.
Uci juga mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan observasi menyeluruh terhadap seluruh UPK yang ada di Kabupaten Lebak. Observasi tersebut bertujuan untuk mengetahui secara objektif apakah UPK masih berjalan aktif atau memang sudah mengalami stagnasi.
“Dari hasil observasi nanti, kami akan mengetahui secara riil bagaimana kinerja UPK dari tahun 2009 hingga saat ini,” kata Uci.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh keluhan dan temuan dari lapangan akan dihimpun dan disampaikan kepada pihak legislatif sebagai bahan evaluasi kebijakan.
“Semua keluhan UPK akan kami tampung dan kami bawa ke legislatif agar ada perhatian serius dari para pengambil kebijakan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua UPK Bumdesma Cakrawala Kalimaya, Urip Setiawan, menyatakan bahwa UPK yang dipimpinnya hingga kini masih berjalan aktif.
“UPK Curug Bitung, alhamdulillah sampai saat ini masih berjalan,” ujar Urip saat ditemui di kantornya di Kecamatan Curugbitung.
Ia menjelaskan, kegiatan utama yang masih berjalan adalah program dana bergulir yang bersumber dari simpan pinjam anggota sejak tahun 2009.
“Alhamdulillah, sampai sekarang kami masih menjalankan kegiatan dana bergulir. Ini bukti bahwa UPK masih hidup dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (red)
editor: bantenpopuler.com














