Menu

Mode Gelap
Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

berita

Prabowo Segera Teken Perpres Tata Kelola MBG, Usai Kasus Keracunan Massal

badge-check


					Presiden Prabowo saat menyapa anak-anak sekolah (sumber: kompas.com) Perbesar

Presiden Prabowo saat menyapa anak-anak sekolah (sumber: kompas.com)

JAKARTA, Bantenpopuler.com – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal segera menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Program Makan Bergizi

Gratis (MBG). Langkah ini diambil menyusul maraknya kasus keracunan massal yang menimpa ribuan penerima manfaat program dalam dua bulan terakhir.

design4223

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebut Perpres ini diproyeksikan rampung pekan ini. “Sekarang sedang diselesaikan Perpres Tata Kelola Makan Bergizi. Mudah-mudahan minggu ini sudah ditandatangani Presiden,” kata Dadan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (1/10/2025).

Menurutnya, aturan baru ini bakal memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam pelaksanaan MBG, mulai dari keamanan pangan, sanitasi, higiene, penanganan korban, hingga rantai pasok. “Dukungan terhadap program ini sangat urgen, agar masalah seperti keracunan tidak terulang,” ujarnya.

BGN sendiri akan melibatkan lebih banyak puskesmas dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk penanganan darurat. Selain itu, pengawasan juga diperketat. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib didampingi juru masak terlatih. SPPG dengan keterbatasan SDM hanya boleh melayani maksimal 2.500 penerima manfaat.

Komite sekolah juga bakal dilibatkan dalam pengawasan. Penjamah makanan akan mengikuti pelatihan rutin setiap dua bulan. Tak hanya itu, Presiden memerintahkan agar setiap SPPG dilengkapi alat rapid test makanan sebelum dibagikan, seperti yang sudah dilakukan di SPPG milik Polri.

Langkah ini diharapkan bisa menjamin keamanan pangan bagi anak-anak penerima manfaat program MBG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1

IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

14 Maret 2026 - 16:38 WIB

IMG 20260314 170920

Koalisi Aktivis Lebak Bersatu Surati ESDM Banten, Minta Audiensi dan Verifikasi Lapangan Terkait Galian Tanah Cadas di Desa Paja

14 Maret 2026 - 00:05 WIB

Screenshot 2026 03 14 07 02 42 99 439a3fec0400f8974d35eed09a31f914
Trending Banten