Menu

Mode Gelap
Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

berita

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

badge-check


					Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Perbesar

Bantenpopuler.com – Program “Terima Kasih Muadzin” Tahap 2 yang digagas oleh Lembaga Takmir Masjid PBNU menuai kritik tajam dari salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya. Ia menilai program tersebut tidak transparan dan cenderung memberikan harapan palsu kepada para muadzin yang telah mendaftar.

Peserta tersebut mengaku telah mengikuti seluruh tahapan pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang diumumkan melalui akun resmi Instagram. Namun hingga kini, tidak ada kejelasan terkait kelanjutan program, termasuk proses penilaian maupun pengumuman hasil.

design4223

“Kami sudah diminta lengkapi berkas, kirim video adzan, bahkan mengikuti seluruh prosedur. Tapi sampai sekarang tidak ada informasi lanjutan. Ini seperti PHP (pemberi harapan palsu) saja,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia juga mempertanyakan komitmen penyelenggara dalam menjalankan program yang membawa nama besar organisasi keagamaan. Menurutnya, jika program tersebut memang serius, seharusnya ada transparansi jadwal dan komunikasi yang jelas kepada peserta.

“Kalau memang ada kendala, sampaikan. Jangan dibiarkan menggantung. Ini menyangkut kepercayaan publik, apalagi banyak peserta yang berharap ada apresiasi nyata atas pengabdian mereka sebagai muadzin,” tambahnya.

Kritik juga diarahkan pada minimnya update resmi dari pihak penyelenggara sejak masa pendaftaran ditutup. Hal ini dinilai mencerminkan lemahnya manajemen program dan kurangnya tanggung jawab terhadap peserta.

Lebih jauh, peserta tersebut mendesak agar pihak penyelenggara segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Ia menegaskan, tanpa kejelasan, program ini berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang.

“Jangan sampai ini hanya jadi program seremonial tanpa realisasi. Kalau tidak siap menjalankan, lebih baik tidak usah membuka harapan bagi ratusan bahkan ribuan peserta,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Lembaga Takmir Masjid PBNU terkait keterlambatan atau kejelasan lanjutan program tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1

IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

14 Maret 2026 - 16:38 WIB

IMG 20260314 170920

Koalisi Aktivis Lebak Bersatu Surati ESDM Banten, Minta Audiensi dan Verifikasi Lapangan Terkait Galian Tanah Cadas di Desa Paja

14 Maret 2026 - 00:05 WIB

Screenshot 2026 03 14 07 02 42 99 439a3fec0400f8974d35eed09a31f914

IMALA Soroti Dugaan Markup Program MBG di Lebak, Desak Audit dan Ingatkan Tanggung Jawab Korwil

13 Maret 2026 - 11:15 WIB

IMG 20260313 WA0037 e1773400450522
Trending Banten