Menu

Mode Gelap
Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

berita

Sekjen Baralak Nusantara: Kami Turun ke Jalan, Tidak Ada Ruang untuk Kekerasan Aparatur

badge-check


					Seorang orator Baralak Nusantara memimpin aksi demonstrasi di depan kantor Inspektorat dan Kantor Bupati Lebak, menuntut pengusutan dugaan penganiayaan terhadap seorang office boy oleh pejabat Inspektorat berinisial R. (Gambar: Ilustrasi/Bantenpopuler.com) Perbesar

Seorang orator Baralak Nusantara memimpin aksi demonstrasi di depan kantor Inspektorat dan Kantor Bupati Lebak, menuntut pengusutan dugaan penganiayaan terhadap seorang office boy oleh pejabat Inspektorat berinisial R. (Gambar: Ilustrasi/Bantenpopuler.com)

LEBAK | Bantenpopuler.com Polemik dugaan penganiayaan terhadap EK, seorang office boy (OB) di lingkungan Inspektorat Kabupaten Lebak, yang diduga dilakukan oleh pejabat berinisial R, semakin memicu kemarahan publik. Setelah Ketua Umum Barisan Rakyat Lawan Korupsi (Baralak) Nusantara, Yudistira, mengecam keras tindakan tersebut, kini Sekretaris Jenderal Baralak Nusantara, Hasan Basri, S.Pd.I, mengeluarkan pernyataan tegas bahwa pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi besar.

Aksi tersebut, kata Hasan Basri yang akrab disapa Acong, akan digelar di dua titik: Kantor Inspektorat Kabupaten Lebak dan puncaknya di depan Kantor Bupati Lebak.

design4223

Acong menyebut aksi itu merupakan ekspresi kekecewaan sekaligus sikap resmi Baralak Nusantara atas dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan pejabat Inspektorat berinisial R hingga membuat korban memilih mundur karena tidak kuat menahan perlakuan kasar yang diterimanya.

“Kami tidak bisa membiarkan tindakan tidak manusiawi dan tidak beretika terjadi di lembaga yang seharusnya menjadi simbol integritas pemerintah. Penganiayaan terhadap pekerja OB adalah tindakan pengecut. Kami menuntut keadilan ditegakkan tanpa pandang jabatan,” tegasnya, Minggu (23/11/25).

Tuntutan Resmi Aksi Baralak Nusantara
  1. Menuntut Kepala Inspektorat Kabupaten Lebak mundur karena dianggap gagal melakukan pembinaan serta pengawasan internal.
  2. Mendesak Bupati Lebak agar memanggil dan memeriksa pejabat berinisial R atas dugaan penganiayaan tersebut.
  3. Mendorong Bupati Lebak melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum (APH) untuk diproses secara profesional tanpa tebang pilih.

Acong menegaskan bahwa dugaan penganiayaan itu bukan hanya pelanggaran etika aparatur, tetapi juga diduga kuat masuk dalam ranah pidana.

“Ini bukan sekadar urusan internal kantor, tetapi dugaan pelanggaran hukum yang harus diusut tuntas oleh APH. Tidak boleh ada pembiaran, tidak boleh ada pengendapan kasus,” ujarnya.

Ia menilai, diamnya Kepala Inspektorat Lebak dan absennya klarifikasi resmi justru memperkeruh suasana dan memicu spekulasi publik.

“Sampai berita ini dirilis, Kepala Inspektorat belum memberikan klarifikasi apa pun. Sikap bungkam ini menunjukkan lemahnya kepemimpinan dan minimnya keberpihakan pada korban. Ini memperkuat alasan kami untuk turun ke jalan,” tegasnya.

Aksi Baralak Nusantara dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dan akan melibatkan berbagai elemen masyarakat yang peduli terhadap keadilan dan integritas pemerintahan.

Baralak Nusantara memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga proses hukum berjalan dan pejabat yang diduga melakukan penganiayaan diberikan sanksi sesuai ketentuan hukum. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1
Trending berita