Menu

Mode Gelap
Jejak Rp4,9 Miliar Pupuk Hayati Cair di Distabun Lebak: Antara Dokumen Pencairan, Pengakuan Narasumber, dan Bantahan Dinas Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer Transformasi UPK Menjadi BUMDesma: Antara Amanat Regulasi dan Dugaan Kejahatan Terstruktur atas Aset PNPM di Kabupaten Lebak Hutan Kabel di Lebak, Bisnis Internet Menjamur, Negara Kehilangan Wibawa? GAIB-212 Siap Kepung PLN UP3 Banten Selatan, Bongkar Dugaan Pungli dan Carut-Marut Penggunaan Aset Negara Ketua GAIB-212 Lebak Buka Ruang Koordinasi dengan OPD, Namun Tetap Kawal Kepentingan Rakyat

berita

Perawat RS Misi Rangkasbitung Demo, Tuntut Jaspel Belum Cair

badge-check


					Ratusan perawat dan karyawan RS Misi Rangkasbitung menggelar aksi di Gedung Warsiseto, Lebak, Rabu (24/9/2025). (Foto: istimewa|Bantenpopuler.com) Perbesar

Ratusan perawat dan karyawan RS Misi Rangkasbitung menggelar aksi di Gedung Warsiseto, Lebak, Rabu (24/9/2025). (Foto: istimewa|Bantenpopuler.com)

LEBAK | Bantenpopuler.com – Ratusan perawat dan karyawan Rumah Sakit (RS) Misi Rangkasbitung menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Warsiseto, Rangkasbitung, Rabu (24/9/2025). Aksi ini dipicu kekecewaan lantaran uang jasa pelayanan (Jaspel) tak kunjung dicairkan oleh pihak manajemen rumah sakit.

Koordinator aksi, Ricky, menegaskan aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk protes karena hak para tenaga kesehatan terabaikan.

design4223

“Kami sudah berulang kali meminta, bahkan melakukan mediasi dengan manajemen. Namun semua upaya itu berakhir buntu,” ungkap Ricky kepada awak media seusai aksi.

Selain menuntut pencairan Jaspel yang tertunggak dua bulan, para perawat juga meminta adanya kenaikan gaji.

“Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, kami akan menggelar aksi lebih besar lagi,” tegas Ricky.

Meski melakukan aksi protes, Ricky memastikan pelayanan pasien di RS Misi Rangkasbitung tetap berjalan normal. Mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga rawat inap, semua tetap beroperasi dengan tenaga medis yang siaga di tiap ruangan.

“Keselamatan pasien tetap prioritas kami. Tidak ada pasien yang kami telantarkan,” ujarnya menambahkan.

Pihak RS Sebut Keuangan Rugi Rp 1,2 Miliar

Menanggapi aksi tersebut, Direktur RS Misi Rangkasbitung, Totot Moenardi, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit bukan bermaksud menahan Jaspel, melainkan karena kondisi keuangan rumah sakit sedang merugi.

“Bukan tidak mau membayarkan. Saat ini rumah sakit mengalami kerugian hingga Rp 1,2 miliar,” jelas Totot di ruang kerjanya.

Menurut Totot, pembayaran Jaspel tetap ada, namun harus disesuaikan dengan situasi keuangan sesuai Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen dan karyawan.

“Mengacu pada pasal 12 ayat 6, selain upah, rumah sakit dapat memberikan insentif berdasarkan perhitungan manajemen dan disesuaikan dengan kemampuan saat ini. Jadi bukan dihilangkan, tapi diatur ulang,” kata Totot menegaskan.

Editor: Yogi Prabowo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jejak Rp4,9 Miliar Pupuk Hayati Cair di Distabun Lebak: Antara Dokumen Pencairan, Pengakuan Narasumber, dan Bantahan Dinas

19 Juni 2026 - 07:47 WIB

Screenshot 20260619 144459 ChatGPT

Diduga Bertindak Semena-mena, PLN ULP Rangkasbitung Disorot: Pemutusan Listrik Berbekal Surat Tanpa Tanda Tangan Manajer

18 Juni 2026 - 09:51 WIB

Screenshot 20260618 164941 ChatGPT

GAIB-212 Siap Kepung PLN UP3 Banten Selatan, Bongkar Dugaan Pungli dan Carut-Marut Penggunaan Aset Negara

15 Juni 2026 - 13:03 WIB

Screenshot 20260615 200226 ChatGPT

Ketua GAIB-212 Lebak Buka Ruang Koordinasi dengan OPD, Namun Tetap Kawal Kepentingan Rakyat

14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Screenshot 20260614 195335 Gallery

AMMCB Soroti Dugaan Pencatutan Nama Media Nasional dan Kesesuaian Nomor WhatsApp, Laporan Resmi Segera Dilayangkan

8 Juni 2026 - 05:24 WIB

Screenshot 20260608 122028 ChatGPT

Aktivis Baralak Nusantara Desak Dugaan Pencatutan Nama Media oleh Oknum Kepsek di Lebak Diusut Tuntas

1 Juni 2026 - 15:26 WIB

Screenshot 20260601 222447 Gallery

Mengaku Wartawan Kompas, Oknum Kepsek di Lebak Diduga Peras Narasumber

29 Mei 2026 - 14:47 WIB

Screenshot 20260529 214125 Gallery

Truk Pasir Diduga Langgar Jam Operasional, Aktivitas PT MQS dan PT Permata Alam Dikeluhkan Warga Sajira

25 Mei 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260525 WA0037
Trending Banten