Menu

Mode Gelap
Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

Banten

WORKSHOP GROWTH MINDSET UNTUK PELAJAR, GURU, DAN WALI MURID: PERKUAT BENTENG ANTI RADIKALISME DI SEKOLAH

badge-check


					WORKSHOP GROWTH MINDSET UNTUK PELAJAR, GURU, DAN WALI MURID: PERKUAT BENTENG ANTI RADIKALISME DI SEKOLAH Perbesar

Bantenpopuler.com – Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) bersama Forum Komunikasi dan Pencegahan Terorisme (FKPT) Kabupaten Lebak menggelar Workshop Growth Mindset bagi pelajar, guru, dan wali murid di Gedung PGRI Kabupaten Lebak, Rabu (27/11). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menjadi ikhtiar strategis dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di lingkungan sekolah.

Ketua LKKNU Kabupaten Lebak, Nurasiyah, M.Pd, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi terpenting dalam pembentukan karakter generasi muda. “Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak kita. Dengan pemahaman yang baik, anak-anak dapat terhindar dari pengaruh negatif dan paham radikalisme,” ujarnya.

design4223

 

Sementara itu, Ketua PCNU Lebak, KH. Asep Saefullah, M.Pd, menekankan pentingnya sinergitas berbagai elemen masyarakat. “Upaya pencegahan radikalisme memerlukan kerja sama semua pihak. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis,” tegasnya.

 

Senada dengan itu, Kabid Media FKPT Lebak, Maesaroh, S.Pd, mengingatkan pentingnya pendampingan dalam penggunaan teknologi digital.“Teknologi membawa kemudahan, tetapi juga dapat memberi dampak negatif jika tidak diimbangi literasi yang baik. Anak-anak perlu didampingi agar tidak terpapar konten berbahaya,” jelasnya.

 

Workshop ini turut dihadiri berbagai tokoh dan lembaga strategis, di antaranya Ketua FKPT Kabupaten Lebak, Ketua GOW Kabupaten Lebak, Ketua PGRI Kabupaten Lebak, Tim Densus 88, Pengadilan Agama Rangkasbitung, serta Ketua Puspaga Lebak. Semua pihak menyatakan komitmennya memperkuat ketahanan sekolah dari ancaman radikalisme dan intoleransi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta baik pelajar, guru, maupun wali murid memiliki ketahanan mental dan kecerdasan sosial yang kuat dalam menyikapi potensi penyebaran paham radikal di era digital. Workshop ini juga diharapkan menjadi langkah awal membangun generasi yang berwawasan moderat, tangguh, dan berintegritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1
Trending berita