Menu

Mode Gelap
Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

berita

Jurus Likuiditas Gagal, KAMMI Minta Presiden Evaluasi Menteri Keuangan Purbaya

badge-check


					Jurus Likuiditas Gagal, KAMMI Minta Presiden Evaluasi Menteri Keuangan Purbaya Perbesar

Jakarta, Bantenpopuler.com  – Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mengkritik keras Menteri Keuangan Purbaya lantaran jurus likuiditas jumbo yang ia andalkan gagal mengerek pertumbuhan ekonomi nasional dan kinerja kredit perbankan.

Ketua PP KAMMI Bidang Investasi, Perekonomian dan Keuangan Arif Rahman mengatakan dana pemerintah sebesar Rp 276 triliun yang ditempatkan di perbankan tidak mampu membuat ekonomi bergairah.

design4223

Hal itu terlihat dari permintaan kredit yang masih lesu di angka 7 % alias masih jauh dari ekspektasi pemerintah.

Arif juga menyoroti langkah Purbaya menarik kembali dana sebanyak Rp75 triliun yang disimpan di perbankan merupakan bukti nyata kegagalan Menteri koboy tersebut mentransformasi ekonomi nasional sebagaimana yang ia gaungkan pada saat awal menjabat.

“Sejak awal dilantik Menteri Keuangan optimis bahwa banjir likuiditas akan mampu menggerakkan sektor ril. Tapi faktanya tidak terjadi. Saya kira Presiden harus segera melakukan evaluasi kinerja Purbaya,” tegas Arif.

Menurut Arif persoalan yang dihadapi pengusaha di Indonesia bukan pada likuiditas perbankan. Melainkan tingginya suku bunga kredit yang membuat ruang gerak mereka untuk ekspansi bisnis terbatas.

“Saya kira kita mengalami over likuiditas hal itu terbukti menurut data BI undisbursed loan atau kredit yang belum disalurkan per November 2025 masih sangat besar yakni Rp2.509,4 triliun atau setara dengan 23,18 persen dari plafon kredit yang tersedia” ujar Arif.

Jadi masalahnya bukan pada keterbatasan likuiditas. Tapi tingginya suku bunga. Sepanjang tahun ini saja, penurunan suku bunga kredit perbankan masih berada di level 8,96 % per November 2025 padahal BI rate sudah di level 4,75%.

Yang kedua, menurut Arif penyebab kredit seret di Indonesia disebabkan oleh pelemahan daya beli masyarakat. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2025 masih di angka 124.

Pelemahan daya beli ini juga tercermin dari data tabungan rumah tangga yang tergerus.

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan rata-rata simpanan per rekening pada Oktober 2025 hanya mencapai Rp 6,04 juta, turun dari Rp 6,58 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Fenomena tersebut harus dijawab oleh Pemerintah. Bahkan PP KAMMI menyarankan agar Menteri Keuangan segera menurunkan PPN menjadi 9 persen untuk mendongkrak daya beli masyarakat.

Wakil Ketua Umum PP KAMMI, Agung Munandar mengatakan bahwa penurunan tarif PPN merupakan langkah strategis yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya kelompok menengah ke bawah.

“Kebijakan ini akan meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga, dan secara keseluruhan menggerakkan roda perekonomian nasional,” ujar Agung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting

15 Maret 2026 - 18:20 WIB

IMG 20260316 WA0007

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1

IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

14 Maret 2026 - 16:38 WIB

IMG 20260314 170920
Trending Banten