Menu

Mode Gelap
Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda Dari Guru Bantu hingga Kepala Sekolah: Kisah Inspiratif Umsaroh, Pendidik Lebak yang Sukses Bangun UMKM Batik Canting Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak IMALA Soroti Kualitas Makanan MBG di Lebak, Desak Sidak Dapur dan Penutupan Jika Tak Penuhi Standar

Headline

Darurat Curanmor di Lebak, Motor Kiai dan Kader IPNU Raib dalam Sepekan

badge-check


					Aktivis Lebak, Sapnudi, Perbesar

Aktivis Lebak, Sapnudi,

Lebak – BantenPopuler.com | Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menghantui masyarakat Kabupaten Lebak. Dalam sepekan terakhir, dua kejadian menimpa kalangan Nahdliyin, yakni seorang kiai dan kader IPNU di lingkungan PCNU Lebak.

Salah satu korban adalah Kyai Suhaemi atau akrab disapa Akang Kemil, pimpinan Pondok Pesantren Hidayatu Tafsir Cimarga. Ia menceritakan kronologi hilangnya motor saat hendak menghadiri pengajian Maulidan di Rangkasbitung.

design4223

“Motor saya hilang saat mau ikut pengajian Maulidan. Diparkir di tempat yang ramai, saya kira aman. Tapi ketika saya hendak pulang, motor sudah raib. Tentu ini mengejutkan, apalagi terjadi di momen pengajian,” ungkap Akang Kemil, Sabtu (14/9/2025).

Tidak hanya itu, sehari sebelumnya pada Sabtu, 13 September 2025 sekitar pukul 19.00 WIB, sebuah motor milik kader IPNU Lebak juga hilang di halaman Gedung PCNU Lebak saat terparkir.

Aktivis: Lebak Darurat Curanmor

Aktivis Lebak, Sapnudi, menilai situasi ini sudah masuk kategori darurat. Ia menegaskan aparat penegak hukum, khususnya Kapolres Lebak, harus segera mengambil langkah serius.

“Ini PR besar bagi Kapolres Lebak. Jangan sampai masyarakat kehilangan rasa aman ketika beribadah, berkegiatan sosial. Polisi harus bertindak tegas dan menghadirkan solusi konkret,” tegas Sapnudi.

Menurutnya, bila dibiarkan, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum akan merosot.
“Kejadian hilangnya motor di PCNU dan milik seorang kiai adalah bukti nyata bahwa Lebak benar-benar darurat curanmor. Harus ada langkah cepat, sistematis, dan terukur dari aparat,” tambahnya.

Polres Lebak sebenarnya telah melakukan sejumlah operasi penindakan. Dalam beberapa waktu lalu, aparat berhasil mengamankan 13 orang pelaku C3 (curat, curas, curanmor) serta 20 unit sepeda motor hasil curian. Namun, kasus-kasus terbaru menunjukkan ancaman curanmor masih tinggi.

Dorongan Pencegahan

Sapnudi menekankan pentingnya langkah preventif, bukan hanya penindakan. Ia mengusulkan beberapa strategi pencegahan:

  • Patroli rutin di titik rawan, termasuk lokasi pengajian dan fasilitas umum.

  • Penyediaan parkir aman dengan pengawasan CCTV di area kegiatan keagamaan.

  • Mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan berbasis masyarakat.

  • Penegakan hukum tegas agar pelaku tidak mengulangi perbuatannya.

“Lebak ini bukan hanya darurat curanmor, tapi soal kepercayaan masyarakat terhadap keamanan publik. Kalau ini runtuh, siapa yang merasa aman keluar rumah atau mengikuti kegiatan keagamaan?” pungkas Sapnudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913

Kepala SDN Malabar Bantah Isu Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah di Cibadak Lebak

14 Maret 2026 - 20:11 WIB

file 000000003544720b8fbec1ed8bbc50d1

Potensi Pemborosan Program Makan Bergizi Gratis Capai Rp1,75 Triliun per Pekan, Celios Desak Evaluasi Total

8 Maret 2026 - 06:58 WIB

Ilustrasi makanan program Makan Bergizi Gratis yang tidak dikonsumsi siswa, terkait temuan Celios tentang potensi pemborosan anggaran hingga Rp1,75 triliun per minggu.

IMALA Demo Kenaikan Dana Reses 22,8 Persen di DPRD Lebak, Soroti Krisis Empati Wakil Rakyat

4 Maret 2026 - 12:00 WIB

Mahasiswa IMALA berorasi di depan gerbang DPRD Lebak saat aksi penolakan kenaikan dana reses, dengan latar spanduk kritik dan aksi pembakaran bebegig

BARALAK Siap Tempuh Jalur Hukum, Dugaan Pungutan Rp10–15 Juta per Dokumen di Dinas LHK Banten Disorot Tajam

27 Februari 2026 - 11:42 WIB

Tampak depan Kantor DLHK Provinsi Banten dengan latar pepohonan hijau, dilengkapi headline “Somasi tidak digubris, Baralak siapkan langkah hukum” serta subjudul dugaan pungutan Rp10–15 juta per dokumen.

Jelang Ramadan 1447 H, Aktivis Perempuan Usulkan Operasi Pekat Terpadu di Kabupaten Lebak

23 Februari 2026 - 09:37 WIB

Screenshot 20260223 192720
Trending berita