Menu

Mode Gelap
Bupati Lebak Disorot, Koalisi Aktivis Banten Maju Desak PDIP Bertindak Tegas Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar Konsumen Mancanegara Kunjungi Galeri Batik Chanting Lebak, Bukti UMKM Lokal Kian Mendunia Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

Banten

Bandingkan dengan Kang Dedi Mulyadi, Aktivis Lebak Minta Bupati Lebak Segera Sahkan Perbup Jam Operasional Truk Tambang 

badge-check


					Aktivis Lebak, Sapnudi, yang juga Ketua II PP IMALA Bidang Hubungan Masyarakat, Pemerintah, dan Perguruan Tinggi Perbesar

Aktivis Lebak, Sapnudi, yang juga Ketua II PP IMALA Bidang Hubungan Masyarakat, Pemerintah, dan Perguruan Tinggi

Lebak, Bantenpopuler.com — Aktivis Lebak, Sapnudi, yang juga Ketua II PP IMALA Bidang Hubungan Masyarakat, Pemerintah, dan Perguruan Tinggi, menyoroti lemahnya sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dalam menangani berbagai persoalan lingkungan, khususnya terkait aktivitas pertambangan yang merusak ekosistem dan infrastruktur desa. Ia menilai Pemda Lebak belum menunjukkan ketegasan seperti yang pernah dilakukan mantan Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi, dalam menertibkan tambang liar dan pembangunan yang tidak berpihak pada rakyat.

“Kita lihat bagaimana Kang Dedi Mulyadi dulu berani turun langsung ke lapangan, menutup tambang-tambang ilegal, bahkan menegur perusahaan besar yang merusak lingkungan. Di Lebak, sayangnya, sikap seperti itu belum terlihat,” ujar Sapnudi kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).

design4223

 

Sapnudi menegaskan, lemahnya penegakan hukum dan pengawasan tambang di Lebak berdampak langsung terhadap kerusakan alam, banjir, serta hancurnya fasilitas umum. Ia menyebut bahwa banyak lokasi tambang, baik yang berizin maupun tidak, beroperasi tanpa memperhatikan kaidah lingkungan hidup.

“Kita tidak menolak investasi, tapi harus ada keberanian untuk menegakkan aturan. Jangan sampai rakyat kecil jadi korban, sementara pelaku tambang yang jelas-jelas melanggar dibiarkan,” tambahnya.

 

Lebih jauh, Sapnudi mendorong dengan keras agar Bupati Lebak segera menetapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang jam operasional truk tambang, sebagai langkah konkret dalam menata lalu lintas tambang dan mengurangi dampak sosial di wilayah pemukiman.

“Ini bukan hal baru, tapi sampai hari ini tidak ada keberanian dari pemerintah daerah untuk mengeluarkan Perbup jam operasional truk tambang. Padahal masyarakat setiap hari terganggu debu, jalan rusak, dan kemacetan akibat aktivitas tambang,” tegas Sapnudi.

 

Menurutnya, Pemda Lebak harus belajar dari langkah progresif Kang Dedi Mulyadi yang berani membuat kebijakan pro-lingkungan dan pro-rakyat. Ia menilai keberanian moral dan politik sangat dibutuhkan agar pemerintah tidak sekadar menjadi penonton di tengah kerusakan yang terus terjadi.

“Kalau Pemda Lebak punya nyali seperti Kang Dedi, kita yakin persoalan tambang dan kerusakan alam bisa dikendalikan. Tapi yang terjadi sekarang, lebih banyak retorika ketimbang aksi,” ujarnya.

 

Di akhir pernyataannya, Sapnudi menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan bersama jaringan aktivis mahasiswa dan masyarakat sipil murni merupakan bentuk kepedulian terhadap nasib rakyat Lebak, tanpa ada pihak mana pun yang menunggangi atau bisa mengklaim gerakan ini sebagai kepentingannya.

“Ini gerakan nurani, bukan pesanan. Tidak ada yang menunggangi dan tidak ada yang bisa mengklaim. Ini murni suara rakyat Lebak,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lebak Disorot, Koalisi Aktivis Banten Maju Desak PDIP Bertindak Tegas

1 April 2026 - 08:28 WIB

IMG 20260401 WA0076

Plang Penutupan Galian Cadas di Desa Paja Hilang, Diduga Akan Kembali Beroperasi, IMALA Soroti Pengawasan

27 Maret 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260325 WA0056 e1774619314453

Di Tengah Keterbatasan, Ibu Irma Bangun Kemandirian dan Gerakkan Disabilitas Lewat PNM Mekaar

25 Maret 2026 - 23:39 WIB

IMG 20260326 WA0007

Peserta Kecewa, Program “Terima Kasih Muadzin” Dinilai Tak Jelas dan Berpotensi PHP

19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Screenshot 2026 03 20 03 13 31 55 1c337646f29875672b5a61192b9010f9

Karang Taruna Kabupaten Serang Perkuat Mental dan Spiritual Pemuda

19 Maret 2026 - 11:50 WIB

IMG 20260319 WA0110

Baralak Nusantara Desak Penertiban Parkir Liar di Pusat Kota Rangkasbitung

15 Maret 2026 - 06:48 WIB

20260315 183913
Trending berita