Bantenpopuler.com – Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) bersama Forum Komunikasi dan Pencegahan Terorisme (FKPT) Kabupaten Lebak menggelar Workshop Growth Mindset bagi pelajar, guru, dan wali murid di Gedung PGRI Kabupaten Lebak, Rabu (27/11). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini menjadi ikhtiar strategis dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di lingkungan sekolah.
Ketua LKKNU Kabupaten Lebak, Nurasiyah, M.Pd, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi terpenting dalam pembentukan karakter generasi muda. “Keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak kita. Dengan pemahaman yang baik, anak-anak dapat terhindar dari pengaruh negatif dan paham radikalisme,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Lebak, KH. Asep Saefullah, M.Pd, menekankan pentingnya sinergitas berbagai elemen masyarakat. “Upaya pencegahan radikalisme memerlukan kerja sama semua pihak. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kabid Media FKPT Lebak, Maesaroh, S.Pd, mengingatkan pentingnya pendampingan dalam penggunaan teknologi digital.“Teknologi membawa kemudahan, tetapi juga dapat memberi dampak negatif jika tidak diimbangi literasi yang baik. Anak-anak perlu didampingi agar tidak terpapar konten berbahaya,” jelasnya.
Workshop ini turut dihadiri berbagai tokoh dan lembaga strategis, di antaranya Ketua FKPT Kabupaten Lebak, Ketua GOW Kabupaten Lebak, Ketua PGRI Kabupaten Lebak, Tim Densus 88, Pengadilan Agama Rangkasbitung, serta Ketua Puspaga Lebak. Semua pihak menyatakan komitmennya memperkuat ketahanan sekolah dari ancaman radikalisme dan intoleransi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta baik pelajar, guru, maupun wali murid memiliki ketahanan mental dan kecerdasan sosial yang kuat dalam menyikapi potensi penyebaran paham radikal di era digital. Workshop ini juga diharapkan menjadi langkah awal membangun generasi yang berwawasan moderat, tangguh, dan berintegritas.













